Ketua DPRD Kendal Minta Pemilu Damai dan Masyarakat Tak Mudah Terprovokasi
Kamis, 30 November 2023 - 10:10 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Bupati Kendal Dico M. Ganinduto dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Sugiono saat Apel Siaga Pengawasan Tahapan Kampanye Pemilu 2024 yang digelar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kendal, di Stadion Kendal, Senin (27/11/2023) menyampaikan bahwa data Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Kabupaten Kendal menduduki peringkat ke-64 dari 514 kabupaten/kota se-Indonesia atau masuk masuk kategori Rawan Tinggi. Optimisme yang sama juga diungkapkan Ketua Bawaslu Kendal Hevy Indah Oktaria. Ia mengaku optimistis Pemilu 2024 akan berjalan lancar, aman, dan kondusif.
"Bahkan posisi (kerawanan) sekarang ini kita masih rendah dibanding dengan Pilkada 2020 lalu, di mana kita masuk kategori kerawanan nomor 1 se-Jawa Tengah dan nomor 4 nasional. Tapi alhamdulillah aman. Sekarang kan kita berada di peringkat nomor 7 se-Jawa Tengah, dan saya yakin sekarang kondisinya akan lebih kondusif," ujarnya.
Indah juga mengungkapkan dalam survei yang dilakukan Bawaslu RI tersebut, elemen kerawanan pemilu itu banyak sekali, tidak hanya kerawanan saat kampanye, tapi juga ada soal netralitas ASN, TNI/Polri, ada juga soal netralitas penyelenggara pemilu, juga situasi geopolitik di Kendal.
"Namun yang jelas, kita akan terus menge-push teman-teman pengawas supaya potensi pelanggarannya bisa lebih ditekan lagi. Teman-teman juga saya minta untuk lebih membuka mata terhadap berbagai potensi kerawanan sebagai upaya pencegahan," ujarnya.
"Bahkan posisi (kerawanan) sekarang ini kita masih rendah dibanding dengan Pilkada 2020 lalu, di mana kita masuk kategori kerawanan nomor 1 se-Jawa Tengah dan nomor 4 nasional. Tapi alhamdulillah aman. Sekarang kan kita berada di peringkat nomor 7 se-Jawa Tengah, dan saya yakin sekarang kondisinya akan lebih kondusif," ujarnya.
Indah juga mengungkapkan dalam survei yang dilakukan Bawaslu RI tersebut, elemen kerawanan pemilu itu banyak sekali, tidak hanya kerawanan saat kampanye, tapi juga ada soal netralitas ASN, TNI/Polri, ada juga soal netralitas penyelenggara pemilu, juga situasi geopolitik di Kendal.
"Namun yang jelas, kita akan terus menge-push teman-teman pengawas supaya potensi pelanggarannya bisa lebih ditekan lagi. Teman-teman juga saya minta untuk lebih membuka mata terhadap berbagai potensi kerawanan sebagai upaya pencegahan," ujarnya.
(dsa)
Lihat Juga :