Soal Pernyataan Komandan Polri Diduga Bantu Menangkan Prabowo-Gibran, Aiman: Saya Hanya Mengingatkan
Selasa, 28 November 2023 - 18:21 WIB
loading...
Aiman saat menjadi nara sumber dalam diskusi gabungan koalisi masyarakat sipil di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, (28/11/2023). Foto: MPI/Irfan Maulana
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Capres Cawapres) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Aiman Witjaksono , mengaku bingung dilaporkan soal pernyataannya terkait adanya beberapa komandan Polri diduga membantu memenangkan pasangan Prabowo-Gibran. Padahal, pernyataannya itu sifatnya hanya untuk mengingatkan.
Hal itu disampaikan Aiman saat menjadi nara sumber dalam diskusi gabungan koalisi masyarakat sipil di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (28/11/2023).
Baca Juga: Aiman Witjaksono Sebut Demokrasi Indonesia Terancam, Singgung Pelanggaran Etik Anwar Usman
Aiman mengatakan bahwa informasi adanya beberapa komandan Polri diduga memenangkan pasangan Prabowo-Gibran, didapat dari teman-temannya di kepolisian. Namun demikian, di akhir pernyataannya tersebut Aiman berharap informasi itu tidak benar.
"Saya bingung ada 6 laporan, pasal yang dilaporkan di atas 5 tahun. Penyataan saya itu untuk mengingatkan, bahwa ada informasi seperti itu. Tapi mudah-mudahan informasi itu salah," ucapnya dalam diskusi bertajuk Kualitas Demokrasi dan Kepemimpinan Indonesia Akan Diuji Melalui Netralitas Pemilu 2024, itu.
Hal itu disampaikan Aiman saat menjadi nara sumber dalam diskusi gabungan koalisi masyarakat sipil di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (28/11/2023).
Baca Juga: Aiman Witjaksono Sebut Demokrasi Indonesia Terancam, Singgung Pelanggaran Etik Anwar Usman
Aiman mengatakan bahwa informasi adanya beberapa komandan Polri diduga memenangkan pasangan Prabowo-Gibran, didapat dari teman-temannya di kepolisian. Namun demikian, di akhir pernyataannya tersebut Aiman berharap informasi itu tidak benar.
"Saya bingung ada 6 laporan, pasal yang dilaporkan di atas 5 tahun. Penyataan saya itu untuk mengingatkan, bahwa ada informasi seperti itu. Tapi mudah-mudahan informasi itu salah," ucapnya dalam diskusi bertajuk Kualitas Demokrasi dan Kepemimpinan Indonesia Akan Diuji Melalui Netralitas Pemilu 2024, itu.
Lihat Juga :