Satu Bulan ke Depan, Jabar Diprediksi Tambah 3.000 Kasus Baru COVID-19
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 23:14 WIB
loading...
A
A
A
Dengan sejumlah indikator dan pemodelan yang dilakukan, Bony memprediksi, dalam satu bulan ke depan, kasus positif COVID-19 baru bakal bertambah antara 2.200 hingga 3.000 kasus baru. (Baca: Kasus COVID-19 Meningkat, Bupati Bakal Kembali Tutup Tempat Wisata)
"Kita prediksikan, akan ada penambahan kasus positif baru dalam satu bulan ke depan sebanyak 2.200 sampai 3.000 kasus," sebut anggota Divisi Perencanaan, Riset, dan Epidemiologi Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar itu.
Dengan prediksi tersebut, Bony juga mengimbau kepada seluruh warga Jabar untuk disiplin dan patuh menerapkan protokol pencegahan COVID-19, yakni menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak. "Karena garda terdepan dalam melawan COVID-19 adalah masyarakat. Kami juga imbau masyarakat menahan diri dari kegiatan yang bisa memicu kerumunan," imbaunya.
Masih di tempat yang sama, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Daud Achmad menambahkan, hingga Jumat (7/8/2020) pukul 10.00 WIB, total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Jabar mencapai 6.995 kasus dengan jumlah kasus positif COVID-19 aktif sebanyak 2.526 kasus.
Adapun jumlah pasien dalam pemantauan (PDP) kini tersisa 577 orang dari total PDP sebanyak 12.404 dan orang dalam pemantauan sebanyak 1.224 dari total ODP sebanyak 57.664 orang. Sedangkan pasien sembuh sebanyak 4.252 orang dan meninggal dunia sebanyak 217 orang.
"Kita prediksikan, akan ada penambahan kasus positif baru dalam satu bulan ke depan sebanyak 2.200 sampai 3.000 kasus," sebut anggota Divisi Perencanaan, Riset, dan Epidemiologi Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar itu.
Dengan prediksi tersebut, Bony juga mengimbau kepada seluruh warga Jabar untuk disiplin dan patuh menerapkan protokol pencegahan COVID-19, yakni menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak. "Karena garda terdepan dalam melawan COVID-19 adalah masyarakat. Kami juga imbau masyarakat menahan diri dari kegiatan yang bisa memicu kerumunan," imbaunya.
Masih di tempat yang sama, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Daud Achmad menambahkan, hingga Jumat (7/8/2020) pukul 10.00 WIB, total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Jabar mencapai 6.995 kasus dengan jumlah kasus positif COVID-19 aktif sebanyak 2.526 kasus.
Adapun jumlah pasien dalam pemantauan (PDP) kini tersisa 577 orang dari total PDP sebanyak 12.404 dan orang dalam pemantauan sebanyak 1.224 dari total ODP sebanyak 57.664 orang. Sedangkan pasien sembuh sebanyak 4.252 orang dan meninggal dunia sebanyak 217 orang.
(don)
Lihat Juga :