Pertemuan DPRD Kota Bogor dan Perusahaan Swiss Bahas Ketenagakerjaan
Senin, 27 November 2023 - 13:22 WIB
loading...
Perusahaan asal Swiss, JANZZ Technology kunjungan kerja ke DPRD Kota Bogor, Senin (20/11/2023). Mereka membahasa masalah ketenagakerjaan. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
BOGOR - Perusahaan asal Swiss, JANZZ Technology kunjungan kerja ke DPRD Kota Bogor , Senin (20/11/2023). Kedatangan perusahaan bidang layanan teknologi pasar tenaga kerja ini mencoba membangun kerja sama guna menyelesaikan permasalahan ketenagakerjaan di Kota Bogor.
Perwakilan JANZZ technology diterima Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Iwan Iswanto beserta anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor Eka Wardhana dan Sendhy Pratama di ruang rapat Komisi IV DPRD Kota Bogor. Baca juga: Ekonomi Tak Stabil, Pengangguran Kaum Muda Membeludak 7,86 Juta Orang
Sendhy memaparkan, berdasarkan data Disnaker Kota Bogor, angka pengangguran terbuka di Kota Hujan sebanyak 59.571 orang dari 556.541 orang yang terdata sebagai angkatan kerja. Jumlah ini menjadi masalah karena selama beberapa tahun terakhir karena investasi yang masuk ke Kota Bogor belum bisa menyerap tenaga kerja secara maksimal.
“Masih adanya pengangguran di Kota Bogor, menurut kami harus dicarikan solusinya. Sehingga kebutuhan pasar perusahaan dan SDM yang ada bisa cocok,” ujar Sendhy dalam keterangannya, Senin (27/11/2023).
DPRD Kota Bogor bersama Disnaker Kota Bogor terus berupaya meningkatkan kualitas calon pekerja. Komitmen itu ditunjukkan dengan dianggarkannya program pelatihan kerja didalam APBD Kota Bogor setiap tahun.
Perwakilan JANZZ technology diterima Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor Iwan Iswanto beserta anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor Eka Wardhana dan Sendhy Pratama di ruang rapat Komisi IV DPRD Kota Bogor. Baca juga: Ekonomi Tak Stabil, Pengangguran Kaum Muda Membeludak 7,86 Juta Orang
Sendhy memaparkan, berdasarkan data Disnaker Kota Bogor, angka pengangguran terbuka di Kota Hujan sebanyak 59.571 orang dari 556.541 orang yang terdata sebagai angkatan kerja. Jumlah ini menjadi masalah karena selama beberapa tahun terakhir karena investasi yang masuk ke Kota Bogor belum bisa menyerap tenaga kerja secara maksimal.
“Masih adanya pengangguran di Kota Bogor, menurut kami harus dicarikan solusinya. Sehingga kebutuhan pasar perusahaan dan SDM yang ada bisa cocok,” ujar Sendhy dalam keterangannya, Senin (27/11/2023).
DPRD Kota Bogor bersama Disnaker Kota Bogor terus berupaya meningkatkan kualitas calon pekerja. Komitmen itu ditunjukkan dengan dianggarkannya program pelatihan kerja didalam APBD Kota Bogor setiap tahun.
Lihat Juga :