4 Nelayan Ditembak Anggota Ditpolairud Polda Sulawesi Tenggara, Ini Kata Keluarga Korban
Minggu, 26 November 2023 - 23:36 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya Sistem Operasional Prosedur (SOP) personel, pelaku penembakan terhadap ke empat nelayan itu harus dijelaskan. "Kalau kalimatnya terjadi perlawanan, ukuran apa sampai mengeluarkan tembakan, apakah kegiatan yang seharusnya tidak ditindak dengan senjata atau peluru, tiba-tiba diganti dengan peluru ini harus dijelaskan dengan tuntas," ujarnya.
Putra (17) nelayan korban penembakan oleh polisi, akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 16.45 Wita, setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari, Minggu (26/11/2023).
Baca juga: Viral! Pasangan Pengantin di Kolaka Ijab Kabul di Samping Jenazah Ayah
Dengan bertambahnya satu korban, kini terdapat dua korban meninggal dunia akibat penembakan personel Ditpolairud Polda Sulawesi Tenggara. Sebelumnya, korban Putra dirujuk dari Rumah Sakit Santa Anna, ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari bersama satu korban lainnya, yakni Juswa alias Ucok yang mengalami luka tembak di bagian dada.
Insiden penembakan oleh personel Ditpolairud Polda Sulawesi Utara. terhadap 4 nelayan itu terjadi pada Jumat (23/11/2023) dini. Satu nelayan ditemukan tewas terapung di bibir pantai, sementara tiga lainnya dilarikan ke rumah sakit akibat luka tembak di tubuhnya.
Putra (17) nelayan korban penembakan oleh polisi, akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 16.45 Wita, setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari, Minggu (26/11/2023).
Baca juga: Viral! Pasangan Pengantin di Kolaka Ijab Kabul di Samping Jenazah Ayah
Dengan bertambahnya satu korban, kini terdapat dua korban meninggal dunia akibat penembakan personel Ditpolairud Polda Sulawesi Tenggara. Sebelumnya, korban Putra dirujuk dari Rumah Sakit Santa Anna, ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari bersama satu korban lainnya, yakni Juswa alias Ucok yang mengalami luka tembak di bagian dada.
Insiden penembakan oleh personel Ditpolairud Polda Sulawesi Utara. terhadap 4 nelayan itu terjadi pada Jumat (23/11/2023) dini. Satu nelayan ditemukan tewas terapung di bibir pantai, sementara tiga lainnya dilarikan ke rumah sakit akibat luka tembak di tubuhnya.
(eyt)
Lihat Juga :