4 Nelayan Ditembak Anggota Ditpolairud Polda Sulawesi Tenggara, Ini Kata Keluarga Korban
Minggu, 26 November 2023 - 23:36 WIB
loading...
Anggota Ditpolrairud Polda Sulawesi Tenggara, menembaki empat nelayan hingga mengakibatkan dua nelayan tewas dan dua terluka parah. Foto/iNews TV/Mukhtaruddin
A
A
A
KENDARI - Empat nelayan ditembak anggota Ditpolairud Polda Sulawesi Tenggara, hingga mengakibatkan dua nelayan tewas dan dua luka berat. Peristiwa penembakan ini terjadi di perairan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan.
Baca juga: Nelayan di Konawe Selatan Tewas usai Jadi Korban Penembakan Polisi
Keluarga korban penembakan, Herman Pambahako meminta Kapolda Sulawesi Tenggara mengusut tuntas kasus penembakan empat nelayan tersebut. "Pengusutan penembakan terhadap empat nelayan tersebut, harus terbuka dan transparan ke publik sehingga para pelaku mendapat hukuman yang sesuai," tegasnya.
Polda Sulawesi Tenggara, juga diminta agar segera merilis motif dari aksi penembakan tersebut. Hal ini agar publik mengetahui motif dari penembakan tersebut. Korban tewas ditembak, diduga karena menjadi pelaku pemilik bom ikan, yang akan digunakan untuk mencari ikan di perairan Laonti.
Baca juga: Bentrok Pendukung Israel dan Palestina Pecah di Bitung, Begini Penampakannya
"Kita berharap Polda Sulawesi Tenggara, mengusut tuntas secara profesional penembakan terhadap korban itu, dan harus terbuka ke publik," ungkap Herman saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari, Minggu (26/11/2023).
Baca juga: Nelayan di Konawe Selatan Tewas usai Jadi Korban Penembakan Polisi
Keluarga korban penembakan, Herman Pambahako meminta Kapolda Sulawesi Tenggara mengusut tuntas kasus penembakan empat nelayan tersebut. "Pengusutan penembakan terhadap empat nelayan tersebut, harus terbuka dan transparan ke publik sehingga para pelaku mendapat hukuman yang sesuai," tegasnya.
Polda Sulawesi Tenggara, juga diminta agar segera merilis motif dari aksi penembakan tersebut. Hal ini agar publik mengetahui motif dari penembakan tersebut. Korban tewas ditembak, diduga karena menjadi pelaku pemilik bom ikan, yang akan digunakan untuk mencari ikan di perairan Laonti.
Baca juga: Bentrok Pendukung Israel dan Palestina Pecah di Bitung, Begini Penampakannya
"Kita berharap Polda Sulawesi Tenggara, mengusut tuntas secara profesional penembakan terhadap korban itu, dan harus terbuka ke publik," ungkap Herman saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari, Minggu (26/11/2023).
Lihat Juga :