3.829 Orang Dikarantina di Gedung Observasi Berbasis Desa
Kamis, 30 April 2020 - 13:49 WIB
loading...
A
A
A
Pasalnya saat ini di Jatim, Jember Sport Garden menjadi tempat observasi yang paling banyak menampung mereka para orang dalam pemantauan (ODP) yang pulang kampung. Total ada 382 orang yang kini sedang diobservasi di Jember Sport Garden. Padahal gedung ini berkapasitas 486 bed untuk ruang observasi.
Melalui video conference, Gubernur Khofifah memantau dan berdialog dengan mereka yang kini tengah menjalani masa observasi. “Bagaimana kondisi di sana, boleh diceritakan pengalamannya selama menjalani masa observasi,” kata Khofifah.
Siti Rodiyah, warga Desa Tanjung Rejo Kabupaten Wuluhan Kabupaten Jember, yang diajak video conference oleh Gubernur Khofifah, mengatakan, dia sudah 4 hari menjalani observasi di JSG. Dia mengikuti prosedur observasi setelah pulang dari tempat kerjanya di Maladewa.
“Saya baru 4 hari diobservasi, setelah pulang dari kerja di Maldives atau Maladewa. Jadi kurang 10 hari lagi baru bisa pulang kampung,” kata Rodiyah yang sudah 10 tahun bekerja di Maladewa.
Selama dikarantina dia mengaku tidak merasa kekurangan. Soal makanan, meski dia berharap lebih banyak mendapatkan asupan sayuran, namun menurut dia semua kebutuhan selama observasi sudah tercukupi sehingga dia merasa cukup nyaman selama menjalani masa karantina.
Melalui video conference, Gubernur Khofifah memantau dan berdialog dengan mereka yang kini tengah menjalani masa observasi. “Bagaimana kondisi di sana, boleh diceritakan pengalamannya selama menjalani masa observasi,” kata Khofifah.
Siti Rodiyah, warga Desa Tanjung Rejo Kabupaten Wuluhan Kabupaten Jember, yang diajak video conference oleh Gubernur Khofifah, mengatakan, dia sudah 4 hari menjalani observasi di JSG. Dia mengikuti prosedur observasi setelah pulang dari tempat kerjanya di Maladewa.
“Saya baru 4 hari diobservasi, setelah pulang dari kerja di Maldives atau Maladewa. Jadi kurang 10 hari lagi baru bisa pulang kampung,” kata Rodiyah yang sudah 10 tahun bekerja di Maladewa.
Selama dikarantina dia mengaku tidak merasa kekurangan. Soal makanan, meski dia berharap lebih banyak mendapatkan asupan sayuran, namun menurut dia semua kebutuhan selama observasi sudah tercukupi sehingga dia merasa cukup nyaman selama menjalani masa karantina.