Tuai Polemik, Dinkes Depok Hentikan Sementara Pemberian Makanan Tambahan Stunting
Jum'at, 24 November 2023 - 11:13 WIB
loading...
Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati. Foto/MPI/Dok
A
A
A
DEPOK - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok menghentikan sementara selama tiga hari ke depan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal pengentasan stunting untuk evaluasi menyeluruh. Program yang menuai polemik hingga tingkat nasional itu dijadwalkan pada 10 November hingga 7 Desember 2023 mendatang terpaksa molor usai dihentikan.
"Dalam waktu tiga hari ke depan, Dinkes, Puskesmas, dan lintas sektor pelaksanaan kegiatan akan melakukan evaluasi pemberian PMT lokal, edukasi dan pemberdayaan," ungkap Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati dalam keterangannya, Jumat (24/11/2023).
Mary menuturkan, evaluasi yang akan dilakukan meliputi pemantauan kenaikan berat badan balita sasaran, penguatan sosialisasi kepada masyarakat dan kader serta tetap melakukan edukasi Gizi Seimbang dan Pemberian Makan bagi Anak dan Balita (PMBA) kepada pengasuh atau ibu balita.
Selain itu, pemantauan pertumbuhan balita sasaran serta memperbaiki mekanisme pelaksanaan dilapangan.
Langkah yang dilakukan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas kegiatan PMT lokal.
Baca: Polemik Pengentasan Stunting, Wali Kota Depok: Jangan karena Setetes Nila Merusak Susu se-Kota
"Dengan jeda ini maka akhir kegiatan rangkaian PMT Lokal ini semula 7 Desember 2023 akan mundur menjadi 11 Desember 2023," tuturnya.
Mary berharap program PMT lokal di Kota Depok tidak dihentikan sepenuhnya. Sebab, dia menilai program tersebut bermanfaat, khususnya bagi balita yang berisiko stunting atau balita dengan gizi kurang atau balita dengan berat badan kurang atau berat badan tidak naik.
"Dalam waktu tiga hari ke depan, Dinkes, Puskesmas, dan lintas sektor pelaksanaan kegiatan akan melakukan evaluasi pemberian PMT lokal, edukasi dan pemberdayaan," ungkap Kepala Dinkes Kota Depok, Mary Liziawati dalam keterangannya, Jumat (24/11/2023).
Mary menuturkan, evaluasi yang akan dilakukan meliputi pemantauan kenaikan berat badan balita sasaran, penguatan sosialisasi kepada masyarakat dan kader serta tetap melakukan edukasi Gizi Seimbang dan Pemberian Makan bagi Anak dan Balita (PMBA) kepada pengasuh atau ibu balita.
Selain itu, pemantauan pertumbuhan balita sasaran serta memperbaiki mekanisme pelaksanaan dilapangan.
Langkah yang dilakukan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas kegiatan PMT lokal.
Baca: Polemik Pengentasan Stunting, Wali Kota Depok: Jangan karena Setetes Nila Merusak Susu se-Kota
"Dengan jeda ini maka akhir kegiatan rangkaian PMT Lokal ini semula 7 Desember 2023 akan mundur menjadi 11 Desember 2023," tuturnya.
Mary berharap program PMT lokal di Kota Depok tidak dihentikan sepenuhnya. Sebab, dia menilai program tersebut bermanfaat, khususnya bagi balita yang berisiko stunting atau balita dengan gizi kurang atau balita dengan berat badan kurang atau berat badan tidak naik.
Lihat Juga :