Cerita Pasukan Gabungan Madiun Raya Halau Tentara VOC Pimpinan Kapten Tack

Jum'at, 24 November 2023 - 07:21 WIB
loading...
Cerita Pasukan Gabungan...
Perlawanan Bupati Madiun Raya terus dilakukan terhadap VOC Belanda di Pegunungan Wilis. Foto/Ilustrasi
A A A
MADIUN - Perlawanan Bupati Madiun Raya terus dilakukan terhadap VOC Belanda. Medan di Pegunungan Wilis konon sempat menyulitkan pasukan VOC Belanda yang dipimpin oleh Kapten Tack. Apalagi pasukan lawan cukup banyak dengan persenjataan canggih.

Pasukan gabungan itu mencapai 14.587 di benteng Trunojoyo Kediri. Dari pasukan itu ada yang ikut bertempur di Ponorogo.Pasukan VOC Belanda harus terus bergerak untuk memerangi pasukan Madiun raya yang merupakan gabungan dari beberapa wilayah.

Kapten Tack dan pasukannya terus bergerak, hingga bertemu dengan pasukan lain dari VOC dengan pimpinan Hurdt.Pertemuan dua pasukan ini terjadi di sebuah desa di dekat Kali Klagen. Konon desa ini terletak di antara Madiun - Maospati, wilayah perbatasan Madiun dan Magetan.

Baca Juga: Kisah Untung Surapati Menyamar Kumpulkan Pasukan Budak Batavia Perangi VOC

Selanjutnya dari catatan residen Belanda, pasukan gabungan itu berangkat pada 6 Oktober.Pada pukul 2 siang konon pasukan VOC telah berada di wilayah Kincang, yang konon kini masuk daerah Jiwan, Kabupaten Madiun.

Dikutip dari “Antara Lawu dan Wilis: Arkeologi Sejarah dan Legenda Madiun Raya, Berdasarkan Catatan Lucien Adam Residen Madiun 1934 – 1938”, setelah setengah jam mereka sudah sampai dan melewati Sungai Bengawan dengan Desa Caruban di sebelah kanan.

Saat malam hari, pasukan berkemah tanpa makanan. Sungai mana yang dilewati setelah perjalanan setengah jam dari Kajang tidak jelas. Diduga pasukan VOC ini menuju ke Utara Caruban.

Pada 7 Oktober, pasukan melewati hutan jati yang lebat sesudah menyeberangi cabang Sungai Kadong Panarang yang mengalir deras. Residen Lucien Adam menebak letak dan nama sungai ini. Kami hanya dapat menduga Kedung Banaran.

Baca Juga: Kisah Untung Surapati Melarikan dari Kejaran VOC Belanda di Kali Madiun

Tetapi nama ini juga tidak ditemukan lokasinya. Pada sore hari, setelah menjadi jelas bahwa pasukan sedang tersesat, mereka berbaris lagi masuk hutan dan menjadi rimbawan liar, melewati Sungai Ulo dan Sarangan.

Di Sungai Sarangan konon mengalir melalui hutan jati lebat di sebelah timur Madiun. Pada zaman kuno, hutan ini dilalui oleh jalur Madiun - Kediri dan sangat mungkin melewati Tunglur (wilayah di Nganjuk dekat perbatasan dengan Madiun).

Namun demikian, tidak mungkin pasukan Hurdt berada di utara Caruban-mereka pasti bergerak ke selatan, kecuali bila mereka berjalan memutar ke timur kemudian ke barat melalui hutan jati.

Namun hal itu pasti akan mengakibatkan kelelahan pasukan dan menyita waktu lebih dari dua hari perjalanan. Di Tunglur, pasukan Hurdt memasuki wilayah Keresidenan Kediri sekarang.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
AS Dilanda Frustasi,...
AS Dilanda Frustasi, Mengapa Operasi Perang Jilid II Jadi Pertaruhan Trump?
Kasus Pemerasan Maidi,...
Kasus Pemerasan Maidi, KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun sebagai Saksi
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
Rekomendasi
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Sensasi Merayakan Cinta...
Sensasi Merayakan Cinta di Kapel Tebing Bali 70 Meter di Atas Samudera Hindia
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 7: Mila Tidak Sanggup Lagi Mempertahankan Rumah Tangganya
Berita Terkini
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Infografis
7 Seragam Pasukan Khusus...
7 Seragam Pasukan Khusus Terbaik Dunia, Nomor 3 Miliki Penutup Muka Antipeluru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved