Kisah Untung Surapati Melarikan dari Kejaran VOC Belanda di Kali Madiun

Jum'at, 24 November 2023 - 06:13 WIB
loading...
Kisah Untung Surapati...
Potret perlawanan Untung Surapati budak yang buat VOC Belanda kalang kabut. Foto/Istimewa
A A A
MADIUN - Pasukan VOC Belanda kembali harus menghadapi perlawanan dari Untung Surapati dan tentaranya. Perlawanan Untung Surapati ini terjadi usai VOC Belanda berhasil meredam aksi perlawanan dari bupati-bupati di Madiun raya.

Konon perlawanan Untung Surapati di akhir abad 17 hingga awal abad 18. Sosok pria yang merupakan budak asal Bali ini benar-benar menyita perhatian VOC Belanda. Sosoknya dikenal cukup berani dan cerdas, yang juga pernah bekerja di usaha milik pengusaha Belanda.

Untung Suropati memulai pemberontakan pada sekitar 1683. Pemberontakan ini dimulai di Jawa bagian barat serta meluas hingga bagian tengah dan timur. Pada pemberontakan Untung Suropati terhadap Kompeni ini, Amangkurat II memberikan restu dan perlindungan.

Baca Juga: Kebo Arema, Patih Kerajaan Singasari di Masa Kepemimpinan Raja Kertanagara

Hal itu dikutip dari Antara Lawu dan Wilis: Arkeologi Sejarah dan Legenda Madiun Raya, Berdasarkan Catatan Lucien Adam Residen Madiun 1934 - 1938. Raja Mataram ini bahkan menawarkan tempat persembunyian bagi Suropati di Keraton Kartasura.

Manuver ini segera menjadi alasan bagi Kompeni untuk mengirim Kapten François Tack, sekitar 1650-86, yang merupakan Komisaris Pemerintahan Tinggi [Commissaris der Hooge Regeering] VOC untuk pergi ke Susuhunan Mataram dan menuntut penyerahan Suropati.

Kedatangan Kapten Tack ke Mataram terjadi pada 1685. Tack tidak dapat memenuhi tugas yang dibebankan kepadanya ini, bahkan dia dan Kapten Jan Jacobszoon Leeman beserta lebih dari 70 orang Belanda tewas dalam upaya serangannya di Alun-alun Utara Keraton Kartasura.

Baca Juga: Kisah Raden Wijaya Naik Tahta Majapahit Ditandai dengan Ritual Duduk Batu Putih

Tidak lama kemudian, Suropati melarikan diri ke arah tenggara dan berhasil menduduki Pasuruan. Saat itu wilayah Pasuruan membentang dari Ponorogo ke Puger. Keresidenan Madiun saat itu hanya terdiri atas Ponorogo dan Pacitan.

Dapat diasumsikan bahwa wilayah yang berada di utara Keresidenan Madiun tidak termasuk dalam wilayah administratif keresidenan ini.

Residen Belanda sempat mendapatkan informasi bahwa seorang tumenggung dari Suropati melarikan diri dengan dua putranya ke Desa Cabéyan yang terletak di dekat Kali Madiun, tepatnya di Subdistrik atau kini masuk Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun.

Sangat mungkin bahwa salah satu dari dua putra ini bernama Kertopati alias Singoyudo dan menjadi pendiri desa tersebut.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kasus Pemerasan Maidi,...
Kasus Pemerasan Maidi, KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun sebagai Saksi
Geledah Kantor PMPTSP...
Geledah Kantor PMPTSP Kota Madiun, KPK Sita Uang Ratusan Juta
KPK Ungkap Wali Kota...
KPK Ungkap Wali Kota Madiun Terima Duit dengan Modus CSR
Rekomendasi
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
ITS Tembus Peringkat...
ITS Tembus Peringkat 101-200 Besar Dunia di THE Impact Rankings 2026
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved