Profil dan Biografi Sultan Baabullah, Penguasa Ternate yang Berhasil Mengusir Portugis
Selasa, 21 November 2023 - 12:59 WIB
loading...
A
A
A
Sejak kecil, ia menemani ayahnya ke mana pun, termasuk ketika sang sultan diasingkan untuk sementara ke Goa pada tahun 1545 hingga 1546. Ia mendapatkan pendidikan agama dan militer dari ayahnya dan para guru Muslim yang diundang ke Ternate.
Pada tahun 1570, Sultan Khairun Jamil dibunuh oleh Gubernur Portugis João de Mesquita. Kaicili (pangeran) Baab kemudian menggantikan ayahnya sebagai Sultan Ternate dengan gelar Sultan Baabullah Datu Syah. Ia bersumpah untuk membalas dendam atas kematian ayahnya dan mengusir Portugis dari Ternate.
Sultan Baabullah memimpin perlawanan melawan Portugis dengan bantuan dari Kesultanan Tidore, Kesultanan Jailolo, Kesultanan Bacan, dan Kesultanan Gapi. Ia juga mendapatkan dukungan dari Kesultanan Aceh, Kesultanan Demak, Kesultanan Banten, dan Kesultanan Mataram.
Ia berhasil merebut benteng Portugis di Ternate pada tahun 1575 dan mengusir mereka ke Pulau Tidore. Tidak sampai di situ, Sultan Baabullah terus mengejar Portugis di Tidore dan menyerang benteng mereka di sana.
Sultan Baabullah juga mengirim pasukan ke Pulau Ambon, Pulau Seram, Pulau Buru, dan Pulau Banda untuk menghentikan perdagangan cengkeh oleh Portugis. Ia berhasil menguasai sebagian besar Kepulauan Maluku dan menjadikan Ternate sebagai pusat perdagangan cengkeh di Asia.
Pada tahun 1570, Sultan Khairun Jamil dibunuh oleh Gubernur Portugis João de Mesquita. Kaicili (pangeran) Baab kemudian menggantikan ayahnya sebagai Sultan Ternate dengan gelar Sultan Baabullah Datu Syah. Ia bersumpah untuk membalas dendam atas kematian ayahnya dan mengusir Portugis dari Ternate.
Sultan Baabullah memimpin perlawanan melawan Portugis dengan bantuan dari Kesultanan Tidore, Kesultanan Jailolo, Kesultanan Bacan, dan Kesultanan Gapi. Ia juga mendapatkan dukungan dari Kesultanan Aceh, Kesultanan Demak, Kesultanan Banten, dan Kesultanan Mataram.
Ia berhasil merebut benteng Portugis di Ternate pada tahun 1575 dan mengusir mereka ke Pulau Tidore. Tidak sampai di situ, Sultan Baabullah terus mengejar Portugis di Tidore dan menyerang benteng mereka di sana.
Sultan Baabullah juga mengirim pasukan ke Pulau Ambon, Pulau Seram, Pulau Buru, dan Pulau Banda untuk menghentikan perdagangan cengkeh oleh Portugis. Ia berhasil menguasai sebagian besar Kepulauan Maluku dan menjadikan Ternate sebagai pusat perdagangan cengkeh di Asia.
Lihat Juga :