Korban Kecelakaan Maut KA Probowangi Peserta Reuni Sekolah, 9 Jenazah Telah Dipulangkan
Senin, 20 November 2023 - 08:26 WIB
loading...
Kecelakaan maut Kereta Api (KA) Probowangi jurusan Banyuwangi-Surabaya, dengan minibus di Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, menewaskan 11 orang dan mengakibatkan empat orang luka berat. Foto/iNews TV/Yayan Nugroho
A
A
A
LUMAJANG - Sebanyak 11 orang tewas dalam kecelakaan maut yang melibatkan Kereta Api (KA) Probowangi, dengan minibus. Selain itu, empat orang hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr Haryoto Lumajang, karena mengalami luka parah.
Baca juga: KA Probowangi Tabrak Minibus di Lumajang, Ini Daftar 11 Korban Tewas
Para korban dalam kecelakaan maut ini, merupakan peserta reuni sebuah sekolah. Hal ini diketahui dari pengakuan putra salah satu korban tewas dalam kecelakaan maut tersebut, Evan Yudistira.
Evan mengaku, almarhumah ibunya, Mariana berangkat ke Kabupaten Banyuwangi, pada Sabtu (18/11/2023) untuk mengikuti reuni sekolah. "Ibu saya bersama rombongan reuni, dengan berwisata ke Banyuwangi. Rombongan menginap satu malam di Banyuwangi," tuturnya.
Baca juga: Mencekam! Kerusuhan Suporter Pecah di Gresik, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
Dia tak pernah menyangka, ibunya akan pulang dalam kondisi sudah tak bernyawa akibat kecelakaan maut. Pasalnya, sebelum berangkat ke Banyuwangi, situasinya tenang-tenang saja, dan tidak ada firasat apapun.
Baca juga: KA Probowangi Tabrak Minibus di Lumajang, Ini Daftar 11 Korban Tewas
Para korban dalam kecelakaan maut ini, merupakan peserta reuni sebuah sekolah. Hal ini diketahui dari pengakuan putra salah satu korban tewas dalam kecelakaan maut tersebut, Evan Yudistira.
Evan mengaku, almarhumah ibunya, Mariana berangkat ke Kabupaten Banyuwangi, pada Sabtu (18/11/2023) untuk mengikuti reuni sekolah. "Ibu saya bersama rombongan reuni, dengan berwisata ke Banyuwangi. Rombongan menginap satu malam di Banyuwangi," tuturnya.
Baca juga: Mencekam! Kerusuhan Suporter Pecah di Gresik, Polisi Tembakkan Gas Air Mata
Dia tak pernah menyangka, ibunya akan pulang dalam kondisi sudah tak bernyawa akibat kecelakaan maut. Pasalnya, sebelum berangkat ke Banyuwangi, situasinya tenang-tenang saja, dan tidak ada firasat apapun.
Lihat Juga :