Dinas KPKP Diminta Bantu Gabungan Kelompok Tani Kota Agar Lebih Produktif

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 06:59 WIB
loading...
Dinas KPKP Diminta Bantu...
Anggota DPRD DKI FPKS M Taufik Zoelkifli meminta Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan Pemprov DKI membantu Gabungan Kelompok Tani Kota (Gapoktan) Jakarta Timur agar lebih produktif. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Anggota DPRD DKI FPKS M Taufik Zoelkifli meminta Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) Pemprov DKI untuk membantu dan mengarahkan Gabungan Kelompok Tani Kota (Gapoktan) Jakarta Timur agar lebih produktif dan ekspansif memasarkan hasil panen.

Menurut Anggota Komisi B ini, tahapan pertama agar Gapoktan mampu untuk survive dan panen yang dihasilkan bisa untuk konsumsi keluarga dan lingkungan sudah bisa terlewati. Langkah selanjutnya bagaimana mereka lebih ekspansif dan bisa memasarkan produknya.

"Gapoktan sekarang sudah eksis, kita harus merancang tahap selanjutnya," ujar pria yang disapa MTZ ini, di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis 6/8/2020. (Baca juga; Wagub Ariza Panen Padi di Cakung, Wujudkan Ketahanan Pangan di Jakarta )

Gapoktan terbentuk sebagai respons warga untuk ketahanan pangan selama pandemi virus Corona atau COVID-19. "Anggota Gapoktan di Jakarta Timur sangat banyak, sangat mungkin jika panen mereka disatukan akan dapat dipasarkan secara luas," kata M Taufik Zoelkifli yang merupakan pembina Gapoktan Jakarta Timur.

Politisi PKS yang juga Ketua DPD PKS Jakarta Timur ini telah beberapa kali mengupayakan diadakan Pelatihan oleh Dinas KPKP untuk komunitas pembudidaya sayuran dan ikan di dalam ember serta lahan terbatas ini. (Baca juga; Warga Sunter Agung Panen Sayur di Masa Pandemi COVID-19 )

MTZ berharap, Pemprov DKI melalui Dinas KPKP terus memfasilitasi dan membina komunitas-komunitas seperti ini agar dapat berkembang dan menjadi tren. Sebab, bukan tidak mungkin akan tumbuh para entrepreneur baru yang menjadi backbone perekonomian Jakarta.

Pada kesempatan yang sama, MTZ juga meminta salah seorang warga Utan Kayu Selatan, Adi, yang telah berpengalaman puluhan tahun menjadi petani dan peternak agar dapat membimbing komunitas Gapoktan agar lebih maju.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KJP Plus Tahap 1 2026...
KJP Plus Tahap 1 2026 Sudah Cair, Cek Rincian Dana yang Diterima Siswa
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Rekomendasi
3 Momen Kontroversial...
3 Momen Kontroversial saat Argentina Singkirkan Mesir di Piala Dunia 2026
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Berita Terkini
Aiptu N yang Siksa Istri...
Aiptu N yang Siksa Istri Siri Ternyata Positif Konsumsi Sabu
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
Mendagri Beri Apresiasi...
Mendagri Beri Apresiasi pada Warga, Jembatan Enang-Enang Akan Diperkuat
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved