5 Fakta Pulau Madura, Tempat Kelahiran Mahfud MD Dijuluki Pulau Garam
Minggu, 19 November 2023 - 10:00 WIB
loading...
A
A
A
Ribuan warga dari berbagai kabupaten di Pulau Garam itu, seperti Bangkalan, Sampang, Pamekasan, hingga Sumenep, berkumpul di ujung Jembatan Suramadu, Surabaya. Kumpulnya ribuan warga ini bertujuan menyambut Putra Daerah yang menjadi kebanggaan mereka.
Warga, yang sebagian besar terdiri dari anak muda, santri, pemuka agama, dan tokoh masyarakat, nampaknya ingin menunjukkan solidaritas mereka dalam menyambut kepulangan Mahfud ke kampung halamannya.
Pulau Madura, yang merupakan tempat kelahiran cawapres Mahfud MD tersebut dikenal dengan sebutan Pulau Garam. Sebuah julukan yang sangat tepat mengingat Madura merupakan salah satu produsen garam terbesar di Indonesia.
Madura memiliki luas wilayah sekitar 5.379 kilometer persegi dan jumlah penduduk sekitar 4 juta jiwa. Mayoritas penduduknya terdiri dari nelayan dan petani garam. Keempat kabupaten di Pulau Madura, yaitu Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep, semuanya memiliki lahan tambak garam rakyat dan menghasilkan garam dalam jumlah yang besar.
Kemudian, kenapa Madura disebut sebagai Pulau Madura? Kenapa produksi garam di daerah ini sangat besar?
Sebagai salah satu penyedia garam utama di Indonesia, Pulau Madura ternyata memberikan kontribusi terbesar dalam produksi garam di Indonesia. Kehebatan Pulau Madura sebagai penghasil garam tidak main-main.
Kabarnya, pulau ini telah dikenal sebagai wilayah penghasil garam sejak zaman pemerintahan Belanda. Fakta ini diperkuat dengan keberadaan pabrik garam yang didirikan di Kalianget, Sumenep pada tahun 1914.
Pulau Madura telah berperan sebagai salah satu pemasok garam di Indonesia selama kurang lebih 500 tahun. Dilaporkan bahwa peran Pulau Madura sebagai pemasok garam di Indonesia sudah dimulai sejak abad ke-15.
Hal ini menjadi salah satu faktor utama yang menjadikan Madura dikenal sebagai Pulau Garam.
Madura memang memiliki kondisi geografis yang sangat ideal sebagai pulau penghasil garam di Indonesia. Dengan suhu rata-rata sekitar 26,9 derajat Celsius, pulau ini mengalami musim kemarau yang berkepanjangan,yakni mencapai 4-5 bulan.
Warga, yang sebagian besar terdiri dari anak muda, santri, pemuka agama, dan tokoh masyarakat, nampaknya ingin menunjukkan solidaritas mereka dalam menyambut kepulangan Mahfud ke kampung halamannya.
Fakta Kenapa Madura Dijuluki Pulau Garam
Pulau Madura, yang merupakan tempat kelahiran cawapres Mahfud MD tersebut dikenal dengan sebutan Pulau Garam. Sebuah julukan yang sangat tepat mengingat Madura merupakan salah satu produsen garam terbesar di Indonesia.
Madura memiliki luas wilayah sekitar 5.379 kilometer persegi dan jumlah penduduk sekitar 4 juta jiwa. Mayoritas penduduknya terdiri dari nelayan dan petani garam. Keempat kabupaten di Pulau Madura, yaitu Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep, semuanya memiliki lahan tambak garam rakyat dan menghasilkan garam dalam jumlah yang besar.
Kemudian, kenapa Madura disebut sebagai Pulau Madura? Kenapa produksi garam di daerah ini sangat besar?
1. Kontributor Garam Terbanyak di Indonesia
Sebagai salah satu penyedia garam utama di Indonesia, Pulau Madura ternyata memberikan kontribusi terbesar dalam produksi garam di Indonesia. Kehebatan Pulau Madura sebagai penghasil garam tidak main-main.
Kabarnya, pulau ini telah dikenal sebagai wilayah penghasil garam sejak zaman pemerintahan Belanda. Fakta ini diperkuat dengan keberadaan pabrik garam yang didirikan di Kalianget, Sumenep pada tahun 1914.
2. Pemasok Garam Untuk Indonesia
Pulau Madura telah berperan sebagai salah satu pemasok garam di Indonesia selama kurang lebih 500 tahun. Dilaporkan bahwa peran Pulau Madura sebagai pemasok garam di Indonesia sudah dimulai sejak abad ke-15.
Hal ini menjadi salah satu faktor utama yang menjadikan Madura dikenal sebagai Pulau Garam.
3. Mendukungnya Kondisi Geografis
Madura memang memiliki kondisi geografis yang sangat ideal sebagai pulau penghasil garam di Indonesia. Dengan suhu rata-rata sekitar 26,9 derajat Celsius, pulau ini mengalami musim kemarau yang berkepanjangan,yakni mencapai 4-5 bulan.
Lihat Juga :