Pastikan Sorong Kondusif usai Peristiwa Pembacokan Brutal, Ini yang Dilakukan Kapolresta

Minggu, 19 November 2023 - 09:28 WIB
loading...
Pastikan Sorong Kondusif...
Kapolresta Sorong, Kombes Pol. Happy Perdana Yudianto memastikan situasi Kota Sorong kondusif. Foto/iNews TV/Chanry Andrew Suripatty
A A A
SORONG - Kapolresta Sorong, Kombes Pol. Happy Perdana Yudianto memastikan situasi Kota Sorong, kondusif usai terjadinya pembacokan brutal terhadap Sekretaris DPC PKB Kabupaten Tambrauw, Alfian Mambrasar. Bahkan, Yudianto menemu langsung keluarga korban untuk memastikan proses hukum berjalan dengan baik.

Baca juga: Sorong Mencekam! Sekretaris PKB Tewas Dibacok, Warga Blokade Jalan

Alfian Mambrasar tewas usai mengalami pembacokan secara brutal, pada kamis (16/11/2023) malam. Situasi di Kota Sorong, sempat mencekam usai pembacokan tersebut terjadi. Bahkan warga yang emosi, sempat memblokade jalan di Kota Sorong, dan masuk ke Kantor Pemprov Papua Barat Daya sambil membawa senjata tajam.



Ratusan keluarga korban pembacokan, juga sempat mendatangi Kantor Polsek Sorong Timur, dan RSUD Selebe Solu, pada Jumat (17/11/2023) untuk mencari pelaku pembacokan. Yudianto turun langsung meredam emosi keluarga korban pembacokan brutal tersebut, untuk mencegah aksi balas dendam dan main hakim sendiri.

Baca juga: Memilukan! Mahasiswi Unsri Tewas di Kamar Kos, Diduga Melakukan Aborsi

Yudianto melakukan dialog humanis dengan pihak keluarga korban. Dalam dialog tersebut, dia menegaskan kepolisian telah menangkap pelaku pembacokan brutal, dan akan menuntaskan kasus tersebut secara transparan.

"Pelaku sudah kami tahan. Proses hukum tetap berjalan. Kami mohon kepada pihak keluarga untuk mempercayakan proses hukum ini kepada pihak kepolisian. Jangan ada yang melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum. Mari sama-sama kita menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kota Sorong," ungkapnya.

Pastikan Sorong Kondusif usai Peristiwa Pembacokan Brutal, Ini yang Dilakukan Kapolresta


Usai dialog, massa yang berjumlah ratusan orang itu meminta izin melakukan aksi jalan kaki mengarak jenazah korban pembacokan brutal itu ke Kantor Gubernur Papua Barat Daya, untuk menyampaikan aspirasi.

Permintaan itu direspons positif oleh kepolisian, dengan memberikan izin massa melakukan aksi jalan kaki dengan pengawalan polisi. Aksi massa beberapa kali terlihat sempat berupaya memancing emosi aparat kepolisian, namun berkat kesabaran aparat dengan pendekatan humanis situasi dapat dikendalikan.

Tak terlihat aparat kepolisian yang membawa senjata api, saat melakukan pengawalan terhadap massa aksi jalan kaki dari RSUD Selebe Solu, ke Kantor Gubernur Papua Barat Daya. Yudianto bersama Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat Daya, dan PJ Wali Kota Sorong, juga sempat menyalurkan dana bantuan duka cita kepada keluarga korban.

Baca juga: Gempar! Sumur Warga Banjanegara Menyemburkan Air Sangat Deras hingga Membanjiri Rumah

Yudianto mengatakan, situasi di lapangan sempat memanas lantaran pihak keluarga korban pembacokan masih emosi. Walau demikian, dia tetap memberikan pengawalan terhadap aksi massa menuju kantor Gubernur Papua Barat Daya, untuk menyampaikan aspirasinya.

Terkait proses hukum terhadap pelaku pembunuhan, Yudianto menegaskan telah ditangkap dan masih diproses. "Pelaku sudah kita tangkap, dan baru kita lakukan pemeriksaan, begitu juga terhadap saksi-saksi," bebernya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Sadis! Geng Motor Bacok...
Sadis! Geng Motor Bacok 2 Pengendara Motor di Flyover Cibodas Tangerang
Penyebab Kecelakaan...
Penyebab Kecelakaan Mobil yang Ditumpangi Anggota DPR dari PKB Gus Hilman, Sopir Diduga Mengantuk
Anggota DPR dari PKB...
Anggota DPR dari PKB Muhammad Hilman Mufidi Lewati Masa Kritis setelah Kecelakaan di Tol
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Rekomendasi
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka...
Kejati DKI Tahan 3 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Kementerian PU
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved