Begini Persiapan Jakarta Sebagai Kota Global Setelah Tak Jadi Ibu Kota

Jum'at, 17 November 2023 - 00:59 WIB
loading...
Begini Persiapan Jakarta...
Bank Indonesia (BI) perwakilan Jakarta berkoordinasi dengan sejumlah instansi mulai dari Pemprov DKI Jakarta hingga beberapa lembaga lainnya untuk mempersiapkan Jakarta sebagai Kota Global ketika tidak jadi ibu kota negara. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Bagaimana persiapan Jakarta sebagai Kota Global ketika tidak jadi ibu kota negara ? Sebagai langkah awal, Bank Indonesia (BI) perwakilan Jakarta telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak dan instansi mulai dari Pemprov DKI Jakarta hingga beberapa lembaga lainnya.

"Jakarta perlu tetap menjaga relevansinya sebagai pusat ekonomi dan bisnis nasional yang secara strategis menjadi motor penggerak ekonomi bagi daerah lain dengan memperkuat posisinya sebagai kota global (global city)," ujar Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Jakarta Arlyana Abubakar, Kamis (16/11/2023).

Merujuk Global Power City Index yang diterbitkan Mori-M Foundation, Jakarta masuk dalam peringkat ke-45 dari 48 negara. Peringkat tersebut lebih rendah dibandingkan kota-kota sekawasan seperti Kuala Lumpur di peringkat 41, Bangkok peringkat 40, serta Singapura peringkat 5.

Baca juga: Ibu Kota Pindah ke IKN, Pj Gubernur DKI: Jakarta Akan Jadi Pusat Medical Tourism

Sejauh ini, dari enam dimensi utama yang menjadi parameter kota global yakni Ekonomi, R&D, Interaksi Budaya, Livability/Kualitas Hidup, Lingkungan, dan Aksesibilitas, Jakarta memiliki peringkat yang cukup baik pada dimensi kualitas hidup dengan nilai 29 dan memiliki peringkat terbawah pada dimensi lingkungan dengan nilai 46.

Untuk dimensi ekonomi berada pada peringkat 40, dimensi R&D peringkat 45, dimensi interaksi budaya pada peringkat 42, serta dimensi aksesibilitas pada peringkat 45.

Karena itu, dia mendorong peringkat Jakarta sebagai kota global dalam berbagai dimensi dibutuhkan beberapa usulan yaitu memperkuat posisi Jakarta sebagai daerah kekhususan melalui pengesahan RUU kekhususan Jakarta, melanjutkan peningkatan fasilitas publik, salah satu integrasi antarmoda, TOD, dan green space sesuai standard kota global, yang juga mencakup daerah Bodetabek sebagai daerah penyangga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Delapan Fraksi Setujui...
Delapan Fraksi Setujui RUU PFII, Indonesia Didorong Jadi Pusat Keuangan Global
Pakai Mobil Listrik...
Pakai Mobil Listrik di Jakarta Bisa Dapat Insentif PKB 0%, Ini Ketentuannya
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Rekomendasi
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Infografis
Setelah Ukraina, Negara...
Setelah Ukraina, Negara NATO Ini Jadi Target Rusia Berikutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved