Musim Pancaroba, 400 Lebih Warga Bandung Barat Terserang DBD
Rabu, 15 November 2023 - 11:37 WIB
loading...
A
A
A
”Kami mengimbau masyarakat untuk menguras genangan-genangan air yang menjadi tempat sarang nyamuk, menutup tempat air, dan mengubur barang-barang yang berpotensi menimbulkan genangan air,” imbuh dia.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan KBB, Nurul Rasihan menambahkan, kasus DBD terbanyak di Kecamatan Cikalongwetan dan Kecamatan Cililin. ”Di Cikalongwetan ada 80 kasus dan Cililin. 61 kasus DBD,” ucapnya.
Perubahan cuaca darikemarau ke musim hujan membuat populasi nyamuk meningkat. Sehingga terjadi peningkatan kasus DBD. ”Kalau fogging (pengasapan) tidak efektif mencegah DBD. Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa, tak bisa membunuh jentik,” kata dia.
Pencegahan DBD paling efektif dengan 3 M yaitu: Menguras tempat penampungan air, menutup tempat-tempat penampungan air, dan mendaur ulang berbagai barang yang memiliki potensi untuk dijadikan tempat berkembang biak nyamuk Aedes Aegypti.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan KBB, Nurul Rasihan menambahkan, kasus DBD terbanyak di Kecamatan Cikalongwetan dan Kecamatan Cililin. ”Di Cikalongwetan ada 80 kasus dan Cililin. 61 kasus DBD,” ucapnya.
Perubahan cuaca darikemarau ke musim hujan membuat populasi nyamuk meningkat. Sehingga terjadi peningkatan kasus DBD. ”Kalau fogging (pengasapan) tidak efektif mencegah DBD. Fogging hanya membunuh nyamuk dewasa, tak bisa membunuh jentik,” kata dia.
Pencegahan DBD paling efektif dengan 3 M yaitu: Menguras tempat penampungan air, menutup tempat-tempat penampungan air, dan mendaur ulang berbagai barang yang memiliki potensi untuk dijadikan tempat berkembang biak nyamuk Aedes Aegypti.
(ams)
Lihat Juga :