Banyak Keluhan soal Sekolah Daring, DKI Gandeng Pengurus Pelajar Islam Indonesia
Kamis, 06 Agustus 2020 - 17:29 WIB
loading...
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menerima audiensi dari Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Jakarta di Ruang Rapat Wakil Gubernur. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta menggandeng Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) untuk mengatasi masalah pendidikan jarak jauh (LJJ) di tengah pandemi Covid-19. Masalah keterbatasan dalam bidang pendidikan di tengah pandemi ini perlu mendapatkan solusi untuk mewujudkan pendidikan yang jauh lebih baik dari sebelumnya.
Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, keterlibatan pihak masyarakat untuk membantu Pemprov DKI Jakarta menyelesaikan persoalan bangsa, salah satunya di bidang pendidikan adalah hal yang baik. Sebab, dengan memperbaiki persoalan pendidikan, berarti sedang memperbaiki Sumber Daya Manusia (SDM) Bangsa Indonesia secara keseluruhan.
"Masalah keterbatasan dalam bidang pendidikan di tengah pandemi ini, perlu mendapatkan solusi untuk mewujudkan pendidikan yang jauh lebih baik dari sebelumnya," kata Ariza saat menerima audiensi Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Jakarta di Ruang Rapat Wakil Gubernur, Kamis (6/8/2020). (Baca juga: Tak Ada Sinyal, Siswa Dijemput dan Belajar Daring di Pendopo)
Sementara itu, Ketua PW PII Jakarta, Anja Hawari Fasya, menjelaskan, untuk mengatasi persoalan pendidikan di tengah pandemi, pihaknya telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) di bidang pendidikan dalam periode kepengurusan baru 2019-2023. Identifikasi masalah juga telah dilakukan untuk ditemukan solusi yang lebih baik.
“Di masa pandemi Covid-19 ini, banyak keluhan pelajar terkait sekolah daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Kami sudah melakukan identifikasi ke daerah-daerah di beberapa sekolah bahkan ke rumah orang tua murid untuk pendampingan khusus. Persoalannya banyak kami temukan di lapangan, mulai dari masalah kuota, masalah gawai, tidak ada penanaman nilai karena tidak ada interaksi fisik antara guru dan peserta didik,” jelas Anja.
Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, keterlibatan pihak masyarakat untuk membantu Pemprov DKI Jakarta menyelesaikan persoalan bangsa, salah satunya di bidang pendidikan adalah hal yang baik. Sebab, dengan memperbaiki persoalan pendidikan, berarti sedang memperbaiki Sumber Daya Manusia (SDM) Bangsa Indonesia secara keseluruhan.
"Masalah keterbatasan dalam bidang pendidikan di tengah pandemi ini, perlu mendapatkan solusi untuk mewujudkan pendidikan yang jauh lebih baik dari sebelumnya," kata Ariza saat menerima audiensi Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Jakarta di Ruang Rapat Wakil Gubernur, Kamis (6/8/2020). (Baca juga: Tak Ada Sinyal, Siswa Dijemput dan Belajar Daring di Pendopo)
Sementara itu, Ketua PW PII Jakarta, Anja Hawari Fasya, menjelaskan, untuk mengatasi persoalan pendidikan di tengah pandemi, pihaknya telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) di bidang pendidikan dalam periode kepengurusan baru 2019-2023. Identifikasi masalah juga telah dilakukan untuk ditemukan solusi yang lebih baik.
“Di masa pandemi Covid-19 ini, banyak keluhan pelajar terkait sekolah daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Kami sudah melakukan identifikasi ke daerah-daerah di beberapa sekolah bahkan ke rumah orang tua murid untuk pendampingan khusus. Persoalannya banyak kami temukan di lapangan, mulai dari masalah kuota, masalah gawai, tidak ada penanaman nilai karena tidak ada interaksi fisik antara guru dan peserta didik,” jelas Anja.
Lihat Juga :