Kisah Orasi Bung Tomo Bakar Spirit Pejuang hingga Prajurit Khusus TKR Bantu Lawan Sekutu

Selasa, 14 November 2023 - 06:11 WIB
loading...
Kisah Orasi Bung Tomo...
Pidato Bung Tomo di Surabaya benar-benar mempengaruhi ribuan masyarakat. Mereka dan para pejuang berdesakan mendengarkan pidato membakar semangat juang. Foto/Ist
A A A
PIDATO Bung Tomo di Surabaya benar-benar mempengaruhi ribuan masyarakat. Ribuan masyarakat Surabaya berdesakan mendengarkan pidato membakar semangat juang yang disampaikan Bung Tomo.

Pidato Bung Tomo itu dilakukan usai Inggris menyebarkan pamflet-pamflet agar masyarakat Surabaya menyerah dan menyerahkan senjata yang dimiliki dari tentara Jepang.

Baca juga: Pekik Bung Tomo, Agitasi Sungkono dan Jembatan Merah Penuh Darah

Tetapi Bung Tomo atau Sutomo tampil dengan gagah berani berpidato dengan durasi kurang lebih satu jam. Pada pidatonya dengan sangat tegas agar semua pemuda yang berasal dari Surabaya untuk segera kembali ke Surabaya.

Semua laki-laki, terutama para pemuda, diimbau untuk tidak meninggalkan kota Surabaya selama masa-masa genting itu.



Tidak hanya itu, pada saat kota Surabaya kekurangan artileri, Bung Tomo menyerukan agar Surabaya segera dibantu dengan "tukang tembak" meriam, sebagaimana dikutip dari buku "Bung Tomo: Hidup dan Mati Pengobar Semangat Tempur 10 November" karya Abdul Waid.

Mendengar kata-kata Bung Tomo yang disampaikan dengan suara lantang itu, semua yang hadir pada saat itu menyambutnya dengan teriakan merdeka. Mereka berteriak sekeras-kerasnya mengiringi pidato Bung Tomo.

Baca juga: Kisah Pasukan Berani Mati Bung Tomo Dapat Tugas Khusus dari Jenderal Sudirman

Mereka seakan-akan terhipnotis oleh isi pidato Bung Tomo. Mereka rela berdesak-desakan di tengah lapangan untuk menyimak pidato Bung Tomo dengan setia tanpa rasa lelah sedikit pun.

Padahal, pada saat itu cuaca Surabaya cukup panas menyengat badan.

Namun, panasnya cuaca tidak menjadi masalah bagi ribuan orang Surabaya untuk tetap berdiri di lapangan hingga Bung Tomo menyelesaikan orasinya.

Bung Tomo berorasi selama kurang lebih satu jam. Selama itu pula, suasana berjalan aman terkendali tanpa gangguan sedikit pun.

Selesai menyimak pidato Bung Tomo, ribuan massa pun meninggalkan Lapangan Benteng, Surabaya dengan sangat tertib.

Tampaknya yang terhinosis oleh orasi Bung Tomo pada tanggal 10 November 1945 itu bukan hanya ribuan orang di Surabaya.

Bukan hanya kalangan sipil, tetapi juga kalangan aparatur negara yang juga bergerak cepat setelah mendengar orasi Bung Tomo.

Itu terlihat ketika seruan Bung Tomo disambut oleh Markas Tertinggi TKR Yogyakarta.

Kemudian, mereka mengirimkan Mayor Suwardi bersama dengan 23 orang calon kadet M.A sebagai artileris ke Surabaya. Semua terpengaruh oleh orasi Bung Tomo.

Orang yang semula enggan untuk berjuang dan berperang, justru menjadi semangat berperang karena menyimak orasi Bung Tomo. Orasinya menjelma menjadi komando yang sangat ampuh bagi gerakan perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Heroik Try Sutrisno,...
Kisah Heroik Try Sutrisno, Jadi Informan bagi Pejuang Kemerdekaan saat Melawan Penjajah
5 Ayat Al Quran Tentang...
5 Ayat Al Quran Tentang Kepahlawanan, Simak di Sini!
Prabowo Minta Jangan...
Prabowo Minta Jangan Sekali-kali Melupakan Jasa Pahlawan
Rekomendasi
Benarkah Islam Agama...
Benarkah Islam Agama Perang? Simak Sejarah Turunnya Perintah Berperang dalam Al-Qur'an
Perayaan HUT Ke-25 Kota...
Perayaan HUT Ke-25 Kota Cimahi di Konser I Love RCTI Cimahi Dipadati Puluhan Ribu Penonton
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Berita Terkini
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Infografis
Prajurit Angkatan Udara...
Prajurit Angkatan Udara AS Bakar Diri di Kedubes Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved