Ketua BEM UI Diintimidasi, Aktivis Pontianak Turun Gunung
Senin, 13 November 2023 - 18:56 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Misteri Kendi Sakti Bharada, Kucuran Air yang Lahirkan Kerajaan Kediri
Dia juga menegaskan, intimidasi tersebut tidak perlu dilakukan, karena keluarga Melki Sedek Huang tidak terkait langsung dengan aktivitas yang dilakukan oleh melki Sedeng Huang sebagai Ketua BEM UI. "Pandangan kritis yang disampaikan Melki Sedek Huang terhadap bangsa dan negara, merupakan hal yang sangat wajar," tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, mantan aktivis 1998, Hermayani menegaskan, intimidasi kepada keluarga mahasiswa tidak perlu dilakukan, karena akan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat yang sudah berada di alam demokrasi. "Kami akan terus memberikan dukungan moral kepada Melki Sedek Huang, dan anak-anak muda lainnya dalam menyuarakan kebenaran," tegasnya.
![Ketua BEM UI Diintimidasi, Aktivis Pontianak Turun Gunung]()
Melki Sedek Huang juga telah pulang ke Pontianak, untuk menjenguk dan memastikan orang tuanya baik-baik saja, pada Jumat (10/11/2023). Langkah itu diambil, setelah dia menerima kabar orang tuanya mendapatkan intimidasi setelah dirinya melakukan aksi demonstrasi mempertanyakan keputusan MK.
Dia juga menegaskan, intimidasi tersebut tidak perlu dilakukan, karena keluarga Melki Sedek Huang tidak terkait langsung dengan aktivitas yang dilakukan oleh melki Sedeng Huang sebagai Ketua BEM UI. "Pandangan kritis yang disampaikan Melki Sedek Huang terhadap bangsa dan negara, merupakan hal yang sangat wajar," tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, mantan aktivis 1998, Hermayani menegaskan, intimidasi kepada keluarga mahasiswa tidak perlu dilakukan, karena akan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat yang sudah berada di alam demokrasi. "Kami akan terus memberikan dukungan moral kepada Melki Sedek Huang, dan anak-anak muda lainnya dalam menyuarakan kebenaran," tegasnya.

Melki Sedek Huang juga telah pulang ke Pontianak, untuk menjenguk dan memastikan orang tuanya baik-baik saja, pada Jumat (10/11/2023). Langkah itu diambil, setelah dia menerima kabar orang tuanya mendapatkan intimidasi setelah dirinya melakukan aksi demonstrasi mempertanyakan keputusan MK.
Lihat Juga :