Heboh Warga Tak Makan Seminggu, Bupati Tapteng: Itu Bohong, Saya Siap Mundur Kalau Benar

Kamis, 30 April 2020 - 12:02 WIB
loading...
Heboh Warga Tak Makan...
Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Bakhtiar Ahmad Sibarani mengaku siap mundur dari jabatan bupati apabila ada warganya yang pernah tidak makan beberapa hari. Foto/Ist
A A A
TAPANULI TENGAH - Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Bakhtiar Ahmad Sibarani mengaku siap mundur dari jabatan Bupati Tapteng apabila ada warganya yang pernah tidak makan beberapa hari. Pernyataan itu disampaikan Bakhtiar menanggapi adanya pengakuan warganya yang jadi pemberitaan dan viral di media sosial beberapa waktu yang lalu.

"Pernah tidak makan seminggu? Itu bohong, saya siap mundur dari Bupati Tapanuli Tengah kalau pengakuan ini benar dan apa adanya," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Kamis (30/4/2020). (Baca juga: Mau Melahirkan, Ibu Hamil Ditolak RS-Bidan dan Harus Jalan Kaki 5 Km)

Menurutnya, mustahil keadaan ini terjadi apalagi di Kota Pandan. "Mereka memiliki anak dan masih tergolong muda. Suami memiliki pekerjaan di perebusan ikan. Fakta-fakta inilah yang membuat saya kurang percaya. Berbeda kalau warga tersebut di pegunungan dan jauh dari pemukiman, itupun pun mungkin terjadi hanya satu hari. Dan kalau itu ada, saya sendiri yang akan turun tangan membantunya," kata Bakhtiar. (Baca juga: Dampak COVID-19, Warga Woedoa NTT Makan Ubi Hutan Beracun)

Saat awak media menjelaskan bahwa pernyataan warga tersebut sudah dicabutnya, Bakhtiar menyatakan sudah dari awal memperkirakannya. Dia menduga ini hanya untuk mencari sensasi agar bisa dibantu.

"Saya ingatkan, jangan merasa bangga untuk dibantu. Pemerintah siap membantu warganya apabila memenuhi kriteria wajib dibantu. Saya sudah cek ke Dinas Sosial dan camat terkait tudingan kepala lingkungannya tidak menyerahkan data KK-nya. Ternyata, warga tersebut data KK-nya sudah terkirim sebelum viralnya video tersebut. Kalau disetujui oleh Pemprov Sumut itu bukan wewenang Pemkab Tapteng. Termasuk untuk masuk penerima PKH, itu penentunya Kemensos bukan Pemkab Tapteng," jelas dia.

Pemkab Tapteng telah mengusulkan untuk menerima bantuan BLT dari provinsi sebanyak 22.655 Kepala Keluarga (KK) termasuk keluarga yang viral. Tetapi yang disetujui hanya 1.711 KK. Demikian juga penerima PKH, kepala desa/lurah sifatnya hanya mengusulkan, sementara pendamping PKH yang memverifikasi dan yang menyetujui Kemensos.

Bakhtiar juga menduga adanya permainan oknum-oknum tertentu untuk mengeksplotasi keluhan warga tersebut demi menjatuhkan Pemkab Tapteng di bawah kepemimpinannya. "Kami sudah telusuri terkait pengakuan warga di Budi Luhur tersebut. Salah satunya video saat kepling dan pihak kepolisian mendatangi rumah warga tersebut, si Ibu mengaku didatangi mendadak oleh oknum wartawan. Tetapi di satu sisi, fakta lain yang kami temukan adanya postingan dari sebuah akun di FB 23 April 2020 yang mengupload foto rumah, foto keluarga tersebut dan bahkan KK," sebutnya.

Bupati menandaskan jika hal ini tidak settingan untuk menjatuhkan Pemkab Tapteng lantas kenapa beberapa hari sebelum berita viral ini, sudah ada yang menguload foto rumah dan KK tersebut? "Kenapa mengaku didatangi mendadak? Ini dugaan saya. Dan postingan tersebut di-share di grup FB juga," imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ngaku Tentara saat Ditegur...
Ngaku Tentara saat Ditegur di Trotoar Depok, Pria Ini Akhirnya Minta Maaf
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Viral Mobil Dinas Bertanda...
Viral Mobil Dinas Bertanda Bintang 2 Diduga Lawan Arah, Ini Penjelasan TNI AD
Buntut Viral di Medsos,...
Buntut Viral di Medsos, Pembuangan Sampah Sementara di TPU Tanah Kusir Ditutup
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
Mac and Cheese Kian...
Mac and Cheese Kian Digemari Anak Muda, Macaroni Holic Hadirkan Rasa Creamy ala Kafe
Makanan Panas Disantap...
Makanan Panas Disantap dengan Sendok Plastik, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
Rekomendasi
Reza Arap Ungkap Momen...
Reza Arap Ungkap Momen Paling Berkesan Bersama Lula Lahfah saat Syuting Harusnya Horror
Purbaya: Stabilitas...
Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga di Semester I 2026
Menhut Raja Juli Irit...
Menhut Raja Juli Irit Bicara saat Dicecar Wartawan soal KPK, Hanya Ucapkan Terima Kasih
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
Infografis
72% Warga Israel Ingin...
72% Warga Israel Ingin Netanyahu Mundur karena Serangan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved