603 Pasien Terkait COVID-19 di Bogor Raya Sembuh, Dua Balita PDP Meninggal
Kamis, 30 April 2020 - 12:00 WIB
loading...
A
A
A
"Untuk 5 pasien berstatus PDP terkonfirmasi meninggal dunia ada dua bayi yakni seorang perempuan, berusia 2 bulan asal Kecamatan Cibungbulang dan laki-laki, berusia 7 hari asal Kecamatan Leuwisadeng. Sisanya yaitu laki-laki, 27 tahun, Leuwiliang; laki-laki, 52 tahun, Leuwiliang dan laki-laki, 55 tahun, Jonggol," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno dalam keterangan pers tertulisnya juga menyampaikan jumlah pasien positif COVID-19 di Kota Bogor total sejak dua hari terakhir ini tetap berjumlah 76 orang. Dengan rincian sembuh 7 orang, masih dalam perawatan di rumah sakit 56 orang, dan meninggal dunia 13 orang.
Sedangkan akumulasi jumlah PDP di Kota Bogor sebanyak 184 orang. Dengan rincian pasien yang selesai atau sembuh sebanyak 60 orang, masih dalam pengawasan rumah sakit 90 orang dan meninggal dunia 34 orang. (Baca juga; Hari Pertama Bertugas Batuk-batuk Lagi, Bima: Bukan COVID-19, Tapi Kebanyakan Ngomong )
"Jumlah pasien 5 dari 34 orang yang meninggal dalam status PDP, saat ini masih menunggu hasil lab swab dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Jakarta dan Labkesda Bandung," ujarnya.
Ia juga menyampaikan tentang upaya pemetaan kasus dengan metode Rapid Diagnostik Test (RDT) terus dilakukan di Kota Bogor. "Iya hari ini kita lakukan rapid test terhadap 197 orang pengunjung Pasar Bogo. Hasilnya negatif atau non reaktif semua," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno dalam keterangan pers tertulisnya juga menyampaikan jumlah pasien positif COVID-19 di Kota Bogor total sejak dua hari terakhir ini tetap berjumlah 76 orang. Dengan rincian sembuh 7 orang, masih dalam perawatan di rumah sakit 56 orang, dan meninggal dunia 13 orang.
Sedangkan akumulasi jumlah PDP di Kota Bogor sebanyak 184 orang. Dengan rincian pasien yang selesai atau sembuh sebanyak 60 orang, masih dalam pengawasan rumah sakit 90 orang dan meninggal dunia 34 orang. (Baca juga; Hari Pertama Bertugas Batuk-batuk Lagi, Bima: Bukan COVID-19, Tapi Kebanyakan Ngomong )
"Jumlah pasien 5 dari 34 orang yang meninggal dalam status PDP, saat ini masih menunggu hasil lab swab dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Jakarta dan Labkesda Bandung," ujarnya.
Ia juga menyampaikan tentang upaya pemetaan kasus dengan metode Rapid Diagnostik Test (RDT) terus dilakukan di Kota Bogor. "Iya hari ini kita lakukan rapid test terhadap 197 orang pengunjung Pasar Bogo. Hasilnya negatif atau non reaktif semua," pungkasnya.
(wib)
Lihat Juga :