40 Tenaga Medis di Kabupaten Bekasi Terinfeksi COVID-19
Kamis, 06 Agustus 2020 - 11:03 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau saya lihat bukan karena faktor kelelahan, tapi kurang kedisplinan dalam menjalankan protokol kesehatan, dan banyak pasien tidak jujur. Ketika datang ke rumah sakit untuk berobat, tidak memberitahukan jika sudah terinfeksi," ungkapnya.
Atas kondisi tersebut, Alamsyah mengaku, kegiatan pelayanan harus di screning terlebih dahulu menggunakan teknologi telemedesain, dan membatasi kunjungan supaya tidak terjadi penumpukan."Jadi masyarakat bisa mendaftar jarak jauh," paparnya.
Dia menegaskan, dalam kondisi seperti sekarang, tidak ada yang bisa memastikan kapan wabah COVID-19 ini akan berakhir. Diharapkan, sepanjang obat vaksin-nya belum ada, masyarakat harus mau mengikuti protokol kesehatan. (Baca juga; Bekasi Mulai Denda Warga Tak Bermasker )
Atas kondisi tersebut, Alamsyah mengaku, kegiatan pelayanan harus di screning terlebih dahulu menggunakan teknologi telemedesain, dan membatasi kunjungan supaya tidak terjadi penumpukan."Jadi masyarakat bisa mendaftar jarak jauh," paparnya.
Dia menegaskan, dalam kondisi seperti sekarang, tidak ada yang bisa memastikan kapan wabah COVID-19 ini akan berakhir. Diharapkan, sepanjang obat vaksin-nya belum ada, masyarakat harus mau mengikuti protokol kesehatan. (Baca juga; Bekasi Mulai Denda Warga Tak Bermasker )
(wib)
Lihat Juga :