Kebakaran Gunung Penanggungan di Mojokerto Meluas, 80 Hektare Lahan Terbakar

Jum'at, 03 November 2023 - 18:26 WIB
loading...
Kebakaran Gunung Penanggungan...
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Gunung Penanggungan terus meluas dan menyebabkan 80 hektare lahan terbakar. Foto/MPI/Avirista Midaada
A A A
MOJOKERTO - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Gunung Penanggungan terus meluas. Bahkan sepanjang hari Jumat ini, sejak pagi terdapat 22 titik api dari sebelumnya hanya sekitar tiga titik api yang terlihat di sekitar puncak Gunung Penanggungan.

Titik api pertama diketahui berada di Gunung Sarang Kelapa yang masuk Desa Kedungudi, Kecamatan Trawas dan wilayah Gunung Penanggungan yang berada di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, Mojokerto.

Sementara pada Kamis kemarin meluas hingga Gunung Kuncoro, yang berada di sekitar Gunung Penanggungan. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Mojokerto Abdul Khakim mengatakan, beberapa titik api yang terbakar pertama kemarin sebagian sudah padam.

Baca Juga: Puncak Gunung Penanggungan Kebakaran, Pemicu Diduga Pendaki Lupa Matikan Api Unggun

Dari laporan yang masuk titik api di Bukit Sarang Kelapa itu sudah padam pada Jumat dini hari (3/11/2023), tetapi ia masih melihat lagi karena titik api biasanya terlihat pada malam hari.

”Sekarang sebagian sudah padam. Gunung Penanggungan itu punya anak-anak, gunung bayangan, itu kelihatannya masih asap. Sudah dilakukan penyisiran di lapangan, kalau nggak malam nggak kelihatan,” kata Abdul Khakim, Jumat (3/11/2023).

Namun dari titik api yang ada, diakui Khakim terus meluas sebarannya. Bahkan bila dibandingkan kebakaran sepanjang Kamis kemarin dengan luas 45 hektare di hari Jumat ini telah bertambah.

”Sampai saat ini ada sekitar 80 hektare lahan yang terbakar, ini menyebar ke gunung-gunung sekitar Gunung Penanggungan, ada di Kuncoro, dan turun-turun ada beberapa gunung-gunung kecil,” ucapnya.

Baca Juga: Misteri Gunung Penanggungan, Tanah Suci di Era Kerajaan Majapahit

Menurut Khakim, faktor angin kencang dan sulitnya medan di proses pemadaman membuat api terus merambat begitu cepat. Kini untuk menangani kebakaran di Gunung Penanggungan itu pihaknya juga telah menambah personel dengan total 161 orang personel.

"Di atas juga belum hujan, jadi menyulitkan kami. Tambahan personel ada 30 orang dari Perhutani KPH Pasuruan. Tim masih bekerja di atas," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran terjadi di wilayah Gunung Penanggungan sejak Kamis kemarin. Titik api diketahui muncul sekitar pukul 14.20 WIB, Kamis (2/11/2023) di Petak 1 BKPH Penanggungan, yang masuk Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Api bahkan terlihat dari dua kabupaten yakni Sidoarjo dan Pasuruan. Tampak dari visual yang ada api membakar Puncak Pawitra atau puncak Gunung Penanggungan.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
15 Ribu Hektare Lahan...
15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau
Hadapi Kemarau 2026,...
Hadapi Kemarau 2026, Polda Sumsel Gandeng APHI Perkuat Pencegahan Karhutla
El Nino Diprediksi Mulai...
El Nino Diprediksi Mulai Pertengahan 2026, BMKG: Waspada Potensi Karhutla
Kolaborasi dan Deteksi...
Kolaborasi dan Deteksi Dini Hadapi Ancaman Karhutla 2026
814 Bencana Terjadi...
814 Bencana Terjadi Sepanjang 2026, BNPB: Banjir dan Cuaca Ekstrem Mendominasi
Rekomendasi
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved