Usai Kencani Wanita Open BO, Pemuda Tambun Bekasi Diperas lalu Dianiaya

Jum'at, 03 November 2023 - 00:29 WIB
loading...
Usai Kencani Wanita...
Polisi mengamankan kedua orang pelaku pemerasan dan penganiayaan, yakni AO dan AR. Foto: Dok Polisi
A A A
BEKASI - Nasib malang menimpa CDP (21), pemuda Tambun, Kabupaten Bekasi. CDP menjadi korban pemerasan hingga penganiayaan setelah mengencani wanita Open Booking Out (BO) melalui aplikasi MiChat.

Kapolsek Tambun Kompol Stanlly Soselisa mengatakan, kasus pemerasan dan penganiayaan tersebut terjadi pada Senin (31/10/2023) malam. Keesokan harinya pelaku langsung ditangkap setelah mendapatkan laporan korban.

"Ada dua orang pelaku diamankan, yakni AO dan AR. Mereka diamankan tak jauh dari lokasi kejadian, setelah beberapa hari kemudian," ujar Stanlly dalam keterangannya, Kamis (2/11/2023).

CDP awalnya berkomunikasi dengan AY, wanita open BO yang dipesannya melalui aplikasi MiChat. Setelah keduanya sepakat dengan harga yang sudah ditentukan, kemudian mereka berjanji untuk bertemu di rumah kontrakan, Kampung Pulo, Sumberjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Baca Juga: Tak Mampu Bayar, Pemuda Muaraenim Habisi Wanita Open BO usai Bersetubuh

"Biaya yang sudah di sepakati sebesar Rp200 ribu yang langsung dibayar oleh CDP pada AY, lalu mereka bertemu," ucap Satanlly.

Namun, sesampainya di kamar dan usai melakukan hubungan intim, mendadak datang AO masuk ke kamar meminta uang kepada CDP dengan dalih untuk pembayaran kamar kontrakan dan uang parkir sebesar Rp300 ribu.

"Permintaan AO di tolak, karena CDP (korban) merasa sudah sepakat dengan AY biaya yang disepakati tanpa ada embel-embel pembayaran lainnya," jelas Stanlly.

Rupanya ucapan yang di lontarkan CDP membuat marah AO, hingga datang AR dan langsung meminta Handphone CDP merk Iphone 7 plus untuk sebagai jaminannya.

"Permintaan keduanya kembali di tolak CDP yang tentunya tidak mau memberikan handphone miliknya begitu saja kepada kedua pelaku," tutur Stanlly.

Setelah itu terjadi penganiayaan terhadap CDP, hingga dipukuli menggunakan tangan kosong. Tidak sampai di situ, bahkan salah pelaku mengayunkan senjata tajam jenis pedang pendek sebanyak empat kali yang menyebabkan korban mengalami luka robek bagian lengan kiri dan luka robek bagian kepala kiri.

"Saat itu CDP (korban) langsung berteriak meminta tolong temannya yang langsung menyelematkan korban dari dalam rumah kontrakan tersebut. Sedangkan pelaku AO dan AR langsung melarikan diri dengan membawa handphone milik korban," imbuh Stanlly.

Polisi hingga kini masih mendalami motif kejadian itu. Sedangkan dua pelaku, AO dan AR, berikut barang bukti diamankan di Mapolsek Tambun guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Rekomendasi
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Berita Terkini
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved