Kabut Asap di Sumsel Meluas, Partai Perindo Dorong Kerja Sama Semua Pihak Atasi Karhutla

Rabu, 01 November 2023 - 12:11 WIB
loading...
Kabut Asap di Sumsel...
Juru Bicara Nasional DPP Partai Perindo, Ike Julies Tiati atau Ike Suharjo. Foto/Ist
A A A
PALEMBANG - Juru Bicara Nasional DPP Partai Perindo, Ike Julies Tiati atau Ike Suharjo menyoroti fenomena kabut asap tebal yang menyelimuti Kota Palembang, Sumatera Selatan baru-baru ini. Kepulan asap tersebut disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Melihat kondisi ini, Ike mendorong agar pemerintah pusat dan pemerintah daerah segera turun tangan untuk menangani kasus tersebut.

"Partai Perindo meminta pemerintah untuk membuat kebijakan dan pengawasan ketat terhadap hutan dan lahan yang rawan kebakaran sebagai bentuk pencegahan terjadinya Karhutla yang sering terjadi pada musim kemarau," kata Ike kepada wartawan, Rabu (1/11/2023).

Menurut Ike -- yang juga merupakan bacaleg DPR RI Dapil Sumatera Selatan II (Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Prabumulih, Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir, Lahat, dan Empat Lawang) itu-- persoalan Karhutla setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Karena itu, perlu ada upaya nyata dari pemerintah agar kebakaran hutan dan lahan dapat berkurang.

Baca Juga: Jubir Perindo Ike Suharjo Kritik Pejabat dan ASN Hobi Pamer Kekayaan

"Oleh karena itu, perlu kerjasama dan kolaborasi semua pihak mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian, lembaga terkait dan seluruh stakeholder dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan di berbagai daerah di Indonesia," jelasnya.

Banyaknya kasus kebakaran di sejumlah wilayah Indonesia tentunya sangat merugikan masyarakat. Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, kebakaran juga dapat menimbulkan berbagai penyakit ISPA kepada masyarakat sekitar.

Menurut Ike, perlu kerjasama dan kolaborasi semua pihak untuk mencegah kasus kebakaran hutan dan lahan ini di masa mendatang. Melindungi hutan sama dengan melindungi masa depan Indonesia.

Lebih lanjut, Partai Perindo juga meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Baca Juga: Pernikahan Dini Marak, Ike Suharjo Perindo Minta Pemerintah Lakukan Langkah Preventif

Pasalnya, selain karena musim kemarau, karhutla terjadi akibat adanya pembakaran hutan dan lahan yang disengaja oleh sejumlah perusahaan untuk membuka lahan.

"Oleh karena itu, pelaku pembakaran harus ditangkap dan perusahaannya harus diberikan sanksi yang tegas," tegas Ike.

Sebagaimana diketahui, bencana Karhutla yang terjadi di Sumatera Selatan saat ini tercatat ada 32.000 hektare.

Sejumlah Kabupaten/Kota yang mengalami kebakaran, di antara yaitu Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Muara Enim, dan Musi Rawas Utara. Daerah yang mengalami kebakaran terluas yakni berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
15 Ribu Hektare Lahan...
15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau
Hadapi Kemarau 2026,...
Hadapi Kemarau 2026, Polda Sumsel Gandeng APHI Perkuat Pencegahan Karhutla
Kendalikan Karhutla,...
Kendalikan Karhutla, BMKG Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca di Sumsel
Kronologi 16 Tewas Kecelakaan...
Kronologi 16 Tewas Kecelakaan Maut Bus Vs Truk Tangki di Sumsel, Korban Terjepit Dievakuasi
BMKG Perkuat OMC Antisipasi...
BMKG Perkuat OMC Antisipasi Karhutla Dampak Kemarau Lebih Kering Akibat El Nino
Kolaborasi dan Deteksi...
Kolaborasi dan Deteksi Dini Hadapi Ancaman Karhutla 2026
Perangkap Kerugian Lingkungan...
Perangkap Kerugian Lingkungan dan Ancaman Ketidakpastian Hukum bagi Investasi Indonesia
Distribusi Batubara...
Distribusi Batubara Tersendat di Sumsel, Stabilitas Listrik Dipertaruhkan
Rekomendasi
Istana Sebut Konser...
Istana Sebut Konser EXO di Indonesia Jadi Bukti Kepercayaan Dunia Masih Kuat
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Berita Terkini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Infografis
Atasi Tawuran, Pemprov...
Atasi Tawuran, Pemprov Jakarta Bakal Buka 500.000 Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved