Sejarah dan Asal-usul Sukabumi, Sudah Ada Sejak 1815

Rabu, 01 November 2023 - 11:13 WIB
loading...
A A A
Melalui sistem administrasi kolonial itu wilayah Kabupaten Cianjur dipecah menjadi dua kabupaten, yaitu Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Sukabumi yang bermula dari terbentuknya afdeeling Soekaboemi dengan luas wilayah seperti luas wilayah Kabupaten Sukabumi sekarang ini.

Asal-usul Sukabumi


Nama Soekaboemi menurut sejarah telah ada sejak 13 Januari 1815. Kota yang saat ini berluas 48,33 km persegi ini memperoleh namanya dari seseorang ahli bedah bernama Dr.Andries de Wilde menamakan Soekaboemi.

Nama Sukabumi berasal dari bahasa Sunda, yakni Suka Bumen yang dapat dimaknai sebagai kawasan yang punya udara sejuk. Ini ditujukan untuk orang yang datang ke daerah tersebut dan tidak akan berpindah-pindah lagi karena suka sekali dengan tempat ini.

Sukabumi berasal dari bahasa Sansekerta, yakni Suka yang memiliki arti kesenangan, kebahagian, kesukaan. Sedangkan untuk Bumi yakni memiliki arti Bumi. Sehingga nama Sukabumi ini memiliki arti bumi kesukaan.

Fakta Menarik Sukabumi


1. Wilayah Penghasil Terbesar Tanaman Anthurium di Jawa Barat


Untuk para pecinta tanaman hias mungkin sudah tidak asing lagi dengan Anthurium dan Philodendron yang sempat viral di era pandemi Covid-19. Berdasarkan data produksi tanaman hias BPS Jawa Barat, Kabupaten Sukabumi menjadi penghasil terbesar kedua jenis tanaman hias tersebut. Pada tahun 2022, Kabupaten Sukabumi mampu menghasilkan bunga Anthurium sebanyak 221.500 tangkai dan 928.370 pohon Philodendron.

2. Wilayah Penghasil Kelapa Sawit


Kabupaten Sukabumi juga mempunyai jumlah produksi Kelapa Sawit yang besar, bahkan tertinggi di Jawa Barat. Di tahun 2022, Kabupaten Sukabumi mampu menghasilkan 64.889 ton kelapa sawit, yang nantinya digunakan sebagai bahan baku pembuatan minyak goreng.

3. Kabupaten Terluas di Pulau Jawa


Kabupaten Sukabumi juga mempunyai wilayah paling luas di Pulau Jawa pada tahun 2022. Dalam laman BPS Jabar, pada tahun 2021 Kabupaten Sukabumi tercatat 4.145,70 kilometer persegi dan dinobatkan sebagai wilayah terluas nomor dua di Pulau Jawa di bawah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur yang memiliki luas 5.782,40 kilometer persegi.

Namun, pada tahun 2022 terdapat perubahan nilai luas Sukabumi dan Banyuwangi. Luas Kabupaten Sukabumi menjadi 4.164,15 kilometer persegi, sedangkan Banyuwangi menjadi 3.592,90 kilometer persegi. Dengan perubahan nilai luas tersebut, maka Kabupaten Sukabumi menjadi wilayah terluas di Pulau Jawa menggantikan Banyuwangi.
(okt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Prabowo Berikan...
Presiden Prabowo Berikan Bantuan Alat Drumben untuk SDN Tegalega Sukabumi
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Pemeriksaan Mata Gratis...
Pemeriksaan Mata Gratis di Kadudampit MNC Peduli dan RSI Assyifa Sukabumi Dinilai Sangat Membantu Warga
MNC Peduli, RSI Assyifa...
MNC Peduli, RSI Assyifa Sukabumi, dan Kecamatan Kadudampit Gelar Pemeriksaan Mata Gratis
Sasar Siswa SMA, Kemendagri...
Sasar Siswa SMA, Kemendagri Gelar Dialog Pemahaman Nilai Sejarah
Peringati Hari Bumi,...
Peringati Hari Bumi, MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Lingkungan bagi Murid SD
Prabowo: Indonesia Berada...
Prabowo: Indonesia Berada pada Persimpangan Sejarah, di Tengah Konflik Dunia
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Rekomendasi
Lelah Terus Dihina,...
Lelah Terus Dihina, Elly Sugigi Rela Habiskan Rp100 Juta untuk Oplas Hidung dan Mata
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Aplikasi Strava Kena...
Aplikasi Strava Kena Pajak 11%, DJP: Hanya Untuk yang Berlangganan
Berita Terkini
Gerakan Solidaritas...
Gerakan Solidaritas BEM UI untuk Bencana Aceh
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Sistem Peringatan Dini Kualitas Udara, Bisa Prediksi hingga 3 Hari
Cerita Pramono Kena...
Cerita Pramono Kena Tegur Istrinya Gegara Aturan Pilah Sampah, Disuruh Cuci Wadah Plastik Sambal
Bea Cukai Pantoloan...
Bea Cukai Pantoloan Gagalkan Peredaran 224 Ribu Batang Rokok Ilegal di Palu
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved