Kapolda Kalsel: Semua Pihak Miliki Peran Penting Cegah Kebakaran Hutan
Rabu, 05 Agustus 2020 - 18:43 WIB
loading...
Simulasi penanganan karhutla di kawasan Guntung Damar, Kota Banjarbaru, Kalsel, Rabu (5/8/2020). Dibutuhkan peran semua pihak untuk penanganan karhutla. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
BANJARBATU - Kobaran api dengan cepat membakar lahan di kawasan Guntung Damar, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) . Namun kebakaran tidak sampai menghanguskan seluruh kawasan lahan berkat kesigapan dari personel Polri , TNI, BPBD, dan Tim Damkar melakukan pemadaman.
Aksi pemadaman kobaran api di lahan ini merupakan kegiatan simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalsel yang digelar Polda Kalsel. Simulasi ini dipimpin langsung Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta didampingi Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono dan para Pejabat Utama Polda Kalsel, Rabu (5/8/2020) pukul 11.00 Wita. (Baca juga: Pandemi Covid-19 Belum Usai, Karhutla Sudah Mengintai)
Sebelum simulasi, Kapolda memberikan arahan kepada Tim Gabungan Penanggulangan Karhutla tentang petunjuk teknis penanggulangan kebakaran lahan. Juga mengimbau untuk menggunakan Aplikasi Pencegahan Karhutla Berbasis IT milik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel yang diberi nama Aplikasi BEKANTAN sekaligus mendata relawan yang tergabung. (Lihat foto: Kebakaran Lahan di Pekanbaru Berhasil Dipadamkan)
Niko mengatakan, simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama dan sinergitas dalam rangka penanggulangan karhutla secara proporsional dan profesional. Semua jenis bencana dapat dikatakan penyebabnya adalah ulah manusia, seperti kerusakan lingkungan dan kebakaran yang telah mengancam di tengah kehidupan masyarakat.
“Diperlukan upaya penanggulangan karhutla di wilayah Kalsel sehingga harus dilakukan upaya sedini mungkin baik pada waktu sebelum, saat kejadian dan setelah kejadian,” katanya. (Baca juga: Sri Mulyani Bakal Guyur Rp31 Triliun buat Karyawan Bergaji Pas-pasan)
Aksi pemadaman kobaran api di lahan ini merupakan kegiatan simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalsel yang digelar Polda Kalsel. Simulasi ini dipimpin langsung Kapolda Kalsel Irjen Nico Afinta didampingi Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono dan para Pejabat Utama Polda Kalsel, Rabu (5/8/2020) pukul 11.00 Wita. (Baca juga: Pandemi Covid-19 Belum Usai, Karhutla Sudah Mengintai)
Sebelum simulasi, Kapolda memberikan arahan kepada Tim Gabungan Penanggulangan Karhutla tentang petunjuk teknis penanggulangan kebakaran lahan. Juga mengimbau untuk menggunakan Aplikasi Pencegahan Karhutla Berbasis IT milik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel yang diberi nama Aplikasi BEKANTAN sekaligus mendata relawan yang tergabung. (Lihat foto: Kebakaran Lahan di Pekanbaru Berhasil Dipadamkan)
Niko mengatakan, simulasi ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama dan sinergitas dalam rangka penanggulangan karhutla secara proporsional dan profesional. Semua jenis bencana dapat dikatakan penyebabnya adalah ulah manusia, seperti kerusakan lingkungan dan kebakaran yang telah mengancam di tengah kehidupan masyarakat.
“Diperlukan upaya penanggulangan karhutla di wilayah Kalsel sehingga harus dilakukan upaya sedini mungkin baik pada waktu sebelum, saat kejadian dan setelah kejadian,” katanya. (Baca juga: Sri Mulyani Bakal Guyur Rp31 Triliun buat Karyawan Bergaji Pas-pasan)
Lihat Juga :