Ini Tampang Pelaku Kirim Pesan WA Undangan APK, Kuras Mobile Banking Korban Rp1,4 Miliar

Senin, 30 Oktober 2023 - 19:19 WIB
loading...
Ini Tampang Pelaku Kirim...
Polda Sumsel menangkap tersangka Doni Antoni, pelaku penipuan dengan modus mengirim pesan WA berisi undangan berkode file APK untuk menguras harta korban. Foto/MPI/Dede Febriansyah
A A A
PALEMBANG - Polda Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil menangkap tersangka Doni Antoni, pelaku penipuan dengan modus mengirim pesan WhatsApp (WA) berisi undangan berkode file APK untuk menguras harta korban.

Dalam aksinya, tersangka berhasil membobol mobile bangking korban sebesar Rp1,4 miliar. Tersangka Doni Antoni diketahui merupakan warga Jalan Tanjung Kodok, Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel.

Baca juga: 5 Cara Menghindari Penipuan File APK yang Sedang Viral

Modus kejahatan dengan menggunakan aplikasi berbahaya ini menimpa korban Ratna Aprianingsih, warga Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Pasar Martapura, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumsel.

"Tersangka Doni ini melakukan aksi tindak kejahatannya dengan cara menipu secara online. Modusnya yakni undangan online berkode APK," kata Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Anwar Reksowidjojo, Senin (30/10/2023).

Dijelaskan Anwar, tersangka Doni ditangkap oleh Unit IV Subdit Jatanras Polda Sumsel saat berada di Perumahan Villa Malibu, di kawasan Tegal Binangun, Kecamatan Rambutan, Banyuasin, Kamis (26/10/2023) lalu, sekitar pukul 21.30 WIB.

"Tersangka Doni ditangkap dan diamankan karena kasus pencurian uang melalui mobile banking milik korban yang merugikan lebih dari Rp1,4 miliar," jelasnya.

Baca juga: Modus Baru Penipuan Lewat File APK, Ini Cara Menghindarinya

Anwar menjelaskan, peristiwa penipuan tersebut terjadi ketika korban menerima pesan WA berisi undangan berkode APK yang langsung diklik.

"Saat korban membuka APK tersebut, kemudian tersangka dapat menguasai device milik korban termasuk aplikasi mobil banking ‘Brimo’ di handphone korban," jelasnya

Menurutnya, dengan menguasai mobile banking korban, pelaku yang merupakan anggota sindikat secara bertahap mengeruk uang korban hingga lebih dari Rp1,4 miliar.

"Tersangka Doni berperan mengelola uang yang sudah ditransfer oleh dua DPO rekan tersangka lainnya dengan cara menyiapkan 16 rekening bank digital," jelasnya.

Dari penangkapan terhadap tersangka Doni, polisi juga mengamankan barang bukti berupa mobil Toyota Fortuner nopol BG 1032 yang digunakan tersangka untuk mengambil uang tunai milik korban.

Selain itu, polisi juga mengamankan satu handphone merk Samsung Galaxy Z Vold 4 warna hijau yang digunakan tersangka Doni untuk memindahkan uang milik korban ke rekening pribadi. Selain itu sejumlah kartu ATM dan kartu kredit.

"Akibat ulahnya tersebut, tersangka Doni dijerat dengan Pasal 362 KUHPidana atau Pasal 363 KUHPidana atau Pasal 81 atau Pasal 82 UU RI Nomor 3 Tahun 2011 tentang transfer dana, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara," tegasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Ungkap Modus...
Polisi Ungkap Modus Pasutri Pemilik WO Marwah: Gali Lubang Tutup Lubang
Jadi Tersangka, Bos...
Jadi Tersangka, Bos WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin Ditahan
Polisi Ringkus Owner...
Polisi Ringkus Owner WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin hingga Rp2,6 Miliar
Rismon Sianipar Dilaporkan...
Rismon Sianipar Dilaporkan ke Polda Metro Jaya soal Dugaan Penipuan Buku Gibran End Game
Lurah Kalisari dan Kasubdin...
Lurah Kalisari dan Kasubdin Bakal Diperiksa Kasus Pengaduan Parkir Liar Dibalas dengan Foto Editan AI
Sempat Diperiksa, 3...
Sempat Diperiksa, 3 Orang di Kasus WO Ayu Puspita Masih Berstatus Saksi
Tantri Kotak Siap Tempuh...
Tantri Kotak Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Ditipu Miliaran Rupiah
Ditipu Teman Sendiri,...
Ditipu Teman Sendiri, Tantri Kotak Ungkap Tabungan Pendidikan Anak Ikut Raib
Tantri Kotak Beberkan...
Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
Rekomendasi
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
PN Jakpus Gelar Sidang...
PN Jakpus Gelar Sidang Vonis Nadiem Makarim Besok
Berita Terkini
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved