Perajin Dukung Santri Ganjar Ikut Lestarikan Bambu di Indonesia

Minggu, 29 Oktober 2023 - 07:32 WIB
loading...
Perajin Dukung Santri...
Relawan SDG menggelar kegiatan Merawat Budaya Nusantara Seni Pengolahan Bambu di Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (28/10/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A A A
TANGSEL - Relawan Santri Dukung Ganjar (SDG) menggelar kegiatan Merawat Budaya Nusantara Seni Pengolahan Bambu. Kegiatan ini menghadirkan narasumber seorang perajin bambu Krey, Usin (53) yang membagikan ilmu seputar pengolaham bambu kepada sejumlah mahasiswa.

Salah satu hal yang disampaikan terkait cara mengolah bambu dari nol hingga produk jadi. Menurut Usin, apabila bambu diolah secara benar akan menghasilkan berbagai macam olahan yang memiliki nilai jual di pasaran yang cukup bagus.

"Banyak macamnya, ada krey, tusuk sate, saung, bilik, bedeng dan banyak lagi macamnya, banyak manfaat dan nilai jualnya," kata Usin di Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (28/10/2023).

Dia mengaku cukup senang atas diselenggarakannya kegiatan tersebut. Dia menilai kegiatan tersebut mampu memberikan ilmu dan semangat kepada generasi muda untuk melanjutkan perjuangan para pengrajin bambu di Indonesia yang selama ini keberadaannya kian berkurang.

Menurut Usin, ketertarikan mahasiswa dalam kegiatan tersebut cukup tinggi. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan dan keinginan mahasiswa mengeksplor sendiri bambu yang tersedia saat pelatihan berlangsung. "Bambu ini semua detailnya bisa dimanfaatkan dan menjadi uang," lanjutnya.

Pria yang sudah terjun di industri bambu selama 20 tahun tersebut mengaku, banyak terbantu dan menghasilkan banyak pundi-pundi rupiah. Dia optimistis kebutuhan masyarakat akan bambu semakin meningkat setiap tahunnya. "Sisi ekonomi banyak terbantu, banyak order dan kebutuhannya semakin hari makin bertambah," ujarnya.

Usin mendorong agar SDG sebagai kepanjangan tangan dari Ganjar Pranowo melakukan kegiatan serupa secara berkesinambungan untuk melestarikan industri bambu di Indonesia. Selanjutnya, Usin berharap agar pemerintah pun menyadari akan kebutuhan bambu yang semakin tinggi.

Dengan demikian, diharapkan ekosistem yang berada di industri bambu, baik sebagai pengusaha, pengrajin dan petani bambu terus hidup untuk mendorong sirkulasi ekonomi secara optimal. "Semoga pemerintah terus memberikan perhatian terhadap petani bambu supaya tumbuhannya tetap ada dan lestari agar keberadaan pengrajin industri bambu ini tetap bertahan," tandasnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kaki Patah Jelang Terbang,...
Kaki Patah Jelang Terbang, Perjuangan Jemaah Haji asal Tangsel Ini Dikelilingi Orang Berhati Malaikat
Tangerang Jadi Magnet...
Tangerang Jadi Magnet Properti, LPKR Perluas Portofolio Hunian di Park Serpong
Polisi dan Mitra Polsek...
Polisi dan Mitra Polsek Jadi Korban Penyiraman Air Keras di Tangsel
Rekomendasi
Kabar Bahagia, Amanda...
Kabar Bahagia, Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Berita Terkini
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved