alexametrics

Penyerangan SMAN 5 Diselesaikan Secara Kekeluargaan

loading...
Penyerangan SMAN 5 Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Kapolsek Sumur Bandung Kompol Abdul Kholik memberikan pembinaan kepada pelajar yang terlibat penyerangan di SMAN 5 Bandung, Selasa (22/8/2017).
A+ A-
BANDUNG - Kasus penyerangan dua siswa SMAN 5 Bandung, Kris (16) dan Faw (16) oleh puluhan pelajar dari SMA lain pada Senin (21/8/2017), akhirnya berakhir damai Selasa (22/8/2017). Pihak sekolah dan Polsek Sumur Bandung menempuh jalan kekeluargaan.

Kapolsek Sumur Bandung Kompol Abdul Kholik mengatakan, pihaknya mengundang semua pihak untuk duduk bersama menyelesaikan masalah itu. Hadir dalam pertemuan, perwakilan dari sekolah yang terlibat dalam peristiwa tersebut, yakni SMA 5, SMA BPI, SMAN 22, SMAN 25 Bandung. Hadir pula para siswa dan orang tua masing-masing.

"Masing-masing pihak diberikan pemahaman dan pembinaan oleh kepolisian. Selanjutnya dibuatkan surat pernyataan bersama sepekat menyelesaikan masalah itu secara kekeluargaan. Saat ini, situasi aman, kondusif, dan terkendali," kata Kholik.



Seperti diberitakan, puluhan pelajar dari SMA BPI 2, SMAN 22, dan SMAN 25 Bandung menyerang dua siswa SMAN 5 Bandung, Kris (16) dan Faw (16) pada Senin (21/8/2017) sekitar pukul 15.30 WIB.

Saat penyerangan terjadi, Kris dan Faw sedang berada di Taman Musik Centrum, Jalan Belitung yang lokasi di depan SMAN 5 Bandung. Tiba-tiba, datang belasan pelajar dari arah Stadion Siliwangi, Jalan Aceh. Para pelajar ini datang mengendarai 30-40 sepeda motor.

Para pelajar yang beringas itu melempari kedua korban menggunakan kayu, batu, balok, dan batang besi. Beruntung saat kejadian, ada aparat TNI yang berada dekat korban. Para korban pun diamankan dan kemudian anggota TNI menangkap beberapa pelaku.

Pelaku penyerangan yang berhasil diamankan, ujar Kholik, DAM (18) siswa SMA BPI 2; IR (18) siswa SMAN 25 Bandung, FDA (17) siswa SMAN 25 Bandung, ‎dan HZ (16) siswa SMAN 22 Bandung.

Sementara itu, akibat penyerangan itu, Kris (16) mengalami luka memar di kepala bagian kanan‎ dan luka robek di siku, lutut, dan mata kaki kiri‎. Selain itu, pelajar yang menyerang juga merusak sebuah mobil, Honda Mobilio nopol E 1292 MJ. Mobil milik Lauh Machpud (43) ini mengalami lecet di bagian pintu belakang bagian kanan.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak