alexa snippet

1.015 Musisi Pecahkan Rekor MURI di Road to Soundrenaline 2017

1.015 Musisi Pecahkan Rekor MURI di Road to Soundrenaline 2017
Aksi 203 drummer meramaikan pemecahan rekor MURI dan Guinness Book of World Record di ajang Road to Soundrenaline 2017 di Lapangan Kodam V Brawijaya. Foto/KORAN SINDO/Masdarul Khoiri
A+ A-
SURABAYA - Sebanyak 1.015 musisi dari berbagai genre memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dalan Road to Soundrenaline 2017 di Lapangan Kodam V Brawijaya. Para musisi itu datang dari berbagai daerah di Jawa Timur (Jatim) di antaranya Surabaya, Malang, Mojokerto, Sidoarjo, Gresik, Probolinggo, Jember, dan Pamekasan.

Ada 203 penabuh drum, 497 gitaris, dan 312 vokalis yang berpartisipasi. Itu masih ditambah lagi dengan Ari Lasso dan Musikima. Mereka akan memainkan dan menyanyikan lagu yang sangat fenomenal Kebyar-Kebyar dan Rumah Kita.

Dua lagu milik Gombloh dan Godbless ini akan dimainkan dalam genre rock karena dianggap yang paling mudah di antara jenis musik lain. Semua menjadi perpaduan yang sangat indah didengar dan dilihat. Tak heran jika MURI dan Guinness Book of World Record juga mencatatnya sebagai sebuah pertunjukan musik dengan jumlah peserta terbanyak mengalahkan ajang serupa di Brasil dan China. “Jumlah 1.015 menandakan 1.000 peserta untuk rekornya dan 15 untuk 15 tahun Soundrenaline,” ujar penggagas ajang ini, Yoyok Hartoyo, Minggu (13/8/2017).

Yoyok bersama tiga musisi Surabaya yakni Darma Arif, Samir dan Dika Dewanto sebelum menggelar ajang akbar ini, sejak dua bulan lalu melakukan sosialisasi untuk menyamakan visi dan misi. Bahkan mereka juga menggelar workshop musik dari kota ke kota.

“Tantangannya itu bagaimana menyamakan persepsi, menekan ego masing-masing. Bagaimana musisi yang levelnya tinggi dari band yang sudah dikenal bisa bermain musik dengan musisi yang masih level rendah. Itu tidak mudah lho, harus begitu,” tukas Darma Arif yang juga bassist ini.

Intinya, kata dia, di ajang ini sebanyak 1.015 musisi dari berbagai genre, mulai rock hingga keroncong, diharuskan memainkan musik dengan ketukan yang sama, not yang sama secara bersama-sama. “Yang biasa pegang drum ya memainkan drumnya, gitar, bass juga sama. Yang vokal menyanyi bersama,” tandas Darma.

Sebanyak 1.015 musisi ini tidak pernah bertemu secara bersama sebelumnya. Mereka hanya memberikan tutorial secara online kepada masing-masing musisi. Bahkan untuk vokal diberikan tutorial terpisah bagi yang perempuan dan laki-laki. “Jadi latihannya lewat media audio visual. Jarak jauh latihannya karena tidak mudah menyatukan mereka untuk latihan bersama,” kata Samir sebagai pelatih guitar di ajang ini.

Adrian Soebono, CEO Level Tujuh selaku penyelenggara Road to Soundrenaline mengaku gelaran 1.015 musisi ini adalah spontanitas para musisi di Jatim untuk bermain musik dan berkolaborasi bersama. “Ini aksi Power of People bahwa bersatu itu lebih indah dibandingkan sendirian,” ujar Adrian.

Pemecahan rekor MURI ini adalah sebuah kebanggaan bagi dunia musik. Musik menjadi sebuah kekuatan untuk mempersatukan sesuatu yang terpecah belah. “United We Loud adalah tema besar Soundrenaline sehingga sangat pas dengan aksi pemecahan rekor MURI ini,” tandas putra promotor musik kondang, Adri Soebono ini.

Road to Soundrenaline di Surabaya adalah bagian dari 50 kota yang disinggahi ajang ini. Di Surabaya, ajang ini digelar selama dua hari sejak Sabtu (13/8) hingga Minggu (13/8) malam. Ada tujuh band top ibu kota yang tampil selama dua hari itu di antaranya Andra and The Backbone. Untuk Soundrenaline-nya sendiri akan digelar di Garuda Wisnu Kencana Bali pada 9 dan 10 September 2017 dengan mengusung tema UnitedWeLoud.
(mcm)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top