Ungkap Kasus Mafia Beras, Kapolda Banten Terima Penghargaan dari Bulog
Rabu, 18 Oktober 2023 - 18:15 WIB
loading...
A
A
A
Rudy terus memotivasi jajarannya agar lebih bernyali mengungkap kasus mafia beras dalam pedistribusian dan penyaluran beras Bulog dalam program stabilisasi pasokan dan harga pangan secara nasional.
Baca juga: Digerebek, Mafia Minyak Goreng di Serang Banten Beroperasi sejak November 2021
Sementara itu, Budi Waseso (Buwas) mengungkapkan, ada pihak yang mencoba bermain dengan stok beras. Salah satu modusnya dengan membeli beras murah dari Bulog, kemudian menjualnya dengan harga mahal.
Padahal, peruntukan beras Bulog ini untuk masyarakat yang membutuhkan. Buwas menjelaskan, beras yang disalurkan oleh Bulog adalah beras premium.
Beras yang disalurkan bentuk curah untuk mempercepat terdistribusinya beras itu kepada masyarakat. Namun, kata dia, mafia beras menjual beras Bulog itu ke pedagang untuk mendapatkan keuntungan.
"Yang lalu itu, mereka itu membeli dari Bulog itu Rp8.300 (dengan biaya angkut gudang), mereka jual langsung Rp12.000 sampai Rp13.000 dengan diganti karungnya dan dampaknya jelas banyak negatifnya," sebut Buwas.
Baca juga: Digerebek, Mafia Minyak Goreng di Serang Banten Beroperasi sejak November 2021
Sementara itu, Budi Waseso (Buwas) mengungkapkan, ada pihak yang mencoba bermain dengan stok beras. Salah satu modusnya dengan membeli beras murah dari Bulog, kemudian menjualnya dengan harga mahal.
Padahal, peruntukan beras Bulog ini untuk masyarakat yang membutuhkan. Buwas menjelaskan, beras yang disalurkan oleh Bulog adalah beras premium.
Beras yang disalurkan bentuk curah untuk mempercepat terdistribusinya beras itu kepada masyarakat. Namun, kata dia, mafia beras menjual beras Bulog itu ke pedagang untuk mendapatkan keuntungan.
"Yang lalu itu, mereka itu membeli dari Bulog itu Rp8.300 (dengan biaya angkut gudang), mereka jual langsung Rp12.000 sampai Rp13.000 dengan diganti karungnya dan dampaknya jelas banyak negatifnya," sebut Buwas.
Lihat Juga :