6.000 Personel Polda Sulut Disiagakan untuk Amankan Tahapan Pemilu 2024

Selasa, 17 Oktober 2023 - 19:39 WIB
loading...
6.000 Personel Polda...
Polda Sulut melakukan gelar pasukan untuk Operasi Mantab Brata yang akan bertugas dalam pengamanan tahapan Pemilu 2024. Foto/MPI/Subhan Sabu
A A A
MANADO - Sulawesi Utara (Sulut) masuk sebagai salah satu daerah dengan tingkat kerawanan tinggi, dalam pelaksanaan Pemilu 2024. Hal ini didasarkan pada Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Bawaslu, terdapat lima provinsi dan 85 kabupaten serta kota di Indonesia.

Baca juga: Pimpin Apel Pasukan Mantap Brata, Kapolri Pastikan Pemilu 2024 Berjalan Aman

Sementar berdasarkan IKP Tahap III Polri, terdapat dua provinsi dan satu kabupaten/kota berkategori sangat rawan, dan Sulut dianggap sebagai salah satunya. Untuk itu, Polda Sulut, menyiagakan sekitar enam ribu personel dalam rangka pengamanan seluruh tahapan Pemilu 2024 lewat Operasi Mantap Brata Tahun 2023-2024.



Pelaksanaan Operasi Mantap Brata ini diawali dengan gelar pasukan yang dilaksanakan di halaman Polda Sulut, Selasa (17/10/2023). Gelar pasukan ini, dipimpin langsung oleh Kapolda Sulut, Irjen Pol. Setyo Budiyanto.

Baca juga: KA Argo Semeru Kecelakaan di Yogyakarta, Begini Penampakannya

"Operasi ini akan dilaksanakan selama 222 hari, sejak tanggal 19 Oktober 2023, hingga 20 Oktober 2024. Ini menandakan bahwa pelaksanaan pengamanan rangkaian kegiatan Pemilu 2024 sudah mulai dilaksanakan," kata Setyo Budiyanto.

Pelaksanaan Operasi Mantap Brata ini, diikuti oleh 261.695 personel di seluruh Indonesia, yang didukung oleh personel TNI, dan seluruh pemangku kebijakan, yang siap untuk melaksanakan segala penugasan. "Di Sulut, pasukan Polri yang diturunkan sebanyak enam ribu personel yang berasal dari Polda Sulut, dan seluruh jajaran yang ada," ucapnya.

6.000 Personel Polda Sulut Disiagakan untuk Amankan Tahapan Pemilu 2024


Meskipun demikian, ia berharap kepada seluruh elemen masyarakat untuk membantu menyukseskan Pemilu 2024. "Kepada seluruh masyarakat, mari bersama TNI-Polri dan seluruh pemangku kebijakan, untuk menjaga situasi agar keamanan, ketertiban di Sulut tetap terjaga secara kondusif, dan bisa melaksanakan aktifitas kemasyarakatan dengan sebaik-baiknya," pesannya.

"Bawaslu sudah menetapkan bahwa daerah Sulut salah satu daerah yang sangat rawan dalam Pemilu. Mari kita ubah yang sangat rawan itu menjadi aman. Dan saya yakin masyarakat mendukung untuk merubah dari sangat rawan menjadi aman," katanya.

Baca juga: Brutal! Begini Penampakan Serangan KKB saat Tim TNI-Polri Evakuasi 11 Korban Selamat di Yahukimo

Jenderal polisi bintang dua ini juga mengajak kepada semua masyarakat, agar tidak mudah terpengaruh dengan berita-berita hoaks. "Jangan mudah masyarakat terpengaruh dengan berita yang sangat tidak bisa dipertangunggjawabkan sumbernyas, yang dengan sengaja diciptakan untuk menciptakan suasana yang tidak kondusif," ujarnya.

Kepada para peserta Pemilu, ia juga mengimbau agar semakin dewasa dalam berpolitik "Harapannya makin dewasa, makin bisa mengajak masyarakat melaksanakan Pemilu dengan langsung, umum, bebas dan adil," tegasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Satlantas Manado...
Dari Satlantas Manado ke Propam, Karier Moncer Polwan Iptu Priscilla Tissy Atotoy
Operasi Gabungan Polri...
Operasi Gabungan Polri dan TNI di Jakpus: 11 Orang Ditangkap, Celurit hingga 1.202 Tramadol Disita
Baku Tembak dengan KKB...
Baku Tembak dengan KKB di Nabire, TNI-Polri Kuasai Markas dan Sita Ratusan Amunisi
Mendagri Minta Tambah...
Mendagri Minta Tambah BKO 5.000 Personel TNI-Polri untuk Bersihkan Lumpur Pascabencana Sumatera
KSP dan TNI-Polri Turun...
KSP dan TNI-Polri Turun Langsung Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir Aceh
TNI-Polri dan Relawan...
TNI-Polri dan Relawan Bersinergi Bersihkan Lingkungan Pascabanjir di Kota Langsa Aceh
TNI-Polri Diminta Bentuk...
TNI-Polri Diminta Bentuk TGPF Independen Usut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Kapolri Tekankan Sinergisitas...
Kapolri Tekankan Sinergisitas TNI-Polri dan Elemen Bangsa Kunci Utama Jaga NKRI
Menko Polkam: Bandara...
Menko Polkam: Bandara Koroway Batu, Beoga, dan Iwur Papua Kembali Beroperasi
Rekomendasi
PN Jaktim Izinkan Siaran...
PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa kecuali Tahap Pembuktian
Harry Kane Lewati Pele,...
Harry Kane Lewati Pele, Kini Bidik Rekor Messi di Piala Dunia
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Berita Terkini
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
Perkuat Kerja Sama Perbatasan...
Perkuat Kerja Sama Perbatasan RI-Malaysia, Ditjen Bina Adwil Kenalkan Bridge System
Ratusan Peserta Ramaikan...
Ratusan Peserta Ramaikan AllPack Surabaya dan East Beauty Pack Expo 2026
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved