Ganjar Pranowo Tegaskan Siap Bantu Disabilitas hingga Mandiri dan Berprestasi

Senin, 16 Oktober 2023 - 21:54 WIB
loading...
Ganjar Pranowo Tegaskan...
Bacapres Ganjar Pranowo saat berkunjung dan berbagi kebahagiaan dengan para penyandang disabilitas yang ada di YPAC Malang, Jawa Timur, Senin (16/10/2023). Foto/Ist
A A A
MALANG - Bakal calon presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo menegaskan akan memperjuangkan hak-hak kelompok penyandang disabilitas. Hal itu disampaikan Ganjar saat berkunjung dan berbagi kebahagiaan dengan para penyandang disabilitas yang ada di YPAC Malang, Jawa Timur, Senin (16/10/2023).

Bersama ribuan relawan Ganjar se-Malang Raya, ia menggelar aksi sosial berupa bagi-bagi laptop, alat tulis dan bantuan lainnya.

Baca juga: Ganjar Silaturahmi ke Ponpes Al Hikam Malang, Kenang Sosok KH Hasyim Muzadi

"Anak-anak penyandang disabilitas ini adalah saudara sejati kita. Mereka punya kelebihan dan bakat luar biasa," katanya.



Bacapres Partai Perindo Ganjar Pranowo menyatakan, negara harus hadir membantu kelompok disabilitas agar betul-betul bisa mandiri dan berprestasi. Sebab, pemerintah memiliki amanah untuk melindungi seluruh anak bangsa, khususnya penyandang disabilitas.

"Tugas kita memperjuangkan dan membantu mereka sampai betul-betul mandiri dan berprestasi. Agar kita sesama anak bangsa bisa merasakan hidup di bumi Indonesia yang merdeka bernama Indonesia," ungkap Ganjar ang dikenal sebagai sosok pemimpin muda, energetik, merakyat, berprestasi, berpengalaman dan family man itu.

Ganjar punya pengalaman yang tak pernah ia lupakan bersama anak-anak penyandang disabilitas. Diaa pernah merasa 'ditampar' oleh mereka karena kurang peduli pada kebutuhannya.

"Saat awal saya jadi gubernur, saya pernah merasa ditampar karena saat mereka datang ke rumah dinas saya, tidak ada akses untuk penyandang disabilitas," katanya.

Baca juga: Ganjar Dapat Tembang Cinta dari Ribuan Buruh di Malang

Dari kejadian itulah, Ganjar melakukan evaluasi dan berbenah diri. Sejak saat itu pula, Ganjar selalu mengajak kelompok disabilitas dalam perhelatan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) dan menjadi kelompok pertama yang boleh bertanya.

Tak hanya kelompok disabilitas, ada juga kelompok perempuan dan anak yang juga selalu dilibatkan. Tiga kelompok ini yang mendapat kesempatan utama memberikan masukan.

"Mereka harus menjadi kelompok pertama yang boleh bertanya, memberikan masukan pada kita sebagai pemerintah agar kita mengerti apa yang mesti kita siapkan untuk mereka. Tujuannya agar mereka bisa setara," terangnya.

Termasuk sejumlah tindakan afirmatif yang harus dilakukan. Misalnya pendampingan, pelatihan, akses modal dan kebutuhan lain agar kelompok-kelompok itu bisa mandiri dan berdaya.

"Saya tadi melihat produk-produk teman-teman ini bagus banget, maka ini harus didukung agar mereka punya akses dan kesetaraan sehingga mereka mendapat pengakuan sosial," tuturnya.

Sementara itu, salah satu penyandang disabilitas di YPAC Malang, Salwa (23) mengaku sangat senang bisa bertemu Ganjar. Ia bersyukur bisa bersalaman dan ngobrol dengan orang yang selalu ia lihat di media sosial itu.

"Aku seneng banget, bersyukur bisa ketemu pak Ganjar. Orangnya ramah, friendly banget," ujarnya.

Ia pun mendoakan Ganjar agar sehat selalu. Ia juga berharap Ganjar tak lelah memperjuangkan kesetaraan bagi penyandang disabilitas di seluruh Indonesia.

"Dan semoga teman-teman disabilitas seluruh Indonesia juga terus berkembang dan mandiri," tandasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pramono Bakal Sulap...
Pramono Bakal Sulap Taman Puring Jadi Taman Difabel Pertama di Jaksel
Pelatihan Digital Marketing...
Pelatihan Digital Marketing Difabel Setara di Bekasi, Sandiaga Uno: Buka Lapangan Kerja
Semarak HUT ke-80 RI...
Semarak HUT ke-80 RI di Kantor DPW Partai Perindo Sulsel, Libatkan Warga dan Disabilitas
Perindo Sulsel Libatkan...
Perindo Sulsel Libatkan Difabel di Upacara HUT ke-80 RI, Hayat Gani: Tak Ada Warga Negara Kelas 2
Program Saatnya Difabel...
Program Saatnya Difabel Setara Kembali Hadir di Tangsel, Sandiaga: Buka Lapangan Kerja
Pelatihan Difabel Beauty...
Pelatihan Difabel Beauty Class di Tangsel, Sandiaga Uno: Saatnya Setara dan Buka Peluang Kerja
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
ART with HEART 2026...
ART with HEART 2026 Perluas Akses Seniman Difabel ke Dunia Seni dan Pasar Kreatif
Rekomendasi
Deretan Delegasi Asing...
Deretan Delegasi Asing yang Hadiri Pemakaman Khamenei, Salah Satunya Musuh Bebuyutan Iran
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
Berita Terkini
Kementan Dukung Pengembangan...
Kementan Dukung Pengembangan 5.000 Indukan Ayam ALOPE UNHAS-1
Kebakaran TPA Jatiwaringin...
Kebakaran TPA Jatiwaringin Dinilai Alarm Keras Tata Kelola Sampah, DPR: Open Dumping Tak Bisa Ditoleransi
Kakanwil Imigrasi Bali...
Kakanwil Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan
Serahkan Jenazah Pilot...
Serahkan Jenazah Pilot PT AMA, Pangkogabwilhan III Kutuk Keras Penembakan Pelayan Kemanusiaan
Penelitian Unair: Galon...
Penelitian Unair: Galon Polikarbonat Tak Terkait Gangguan Hormon hingga Kanker
Pramono Minta Penambahan...
Pramono Minta Penambahan 1.000 Siswa Sekolah Rakyat untuk Anak Broken Home hingga Pengamen
Infografis
Makin Tertarik Gabung...
Makin Tertarik Gabung BRICS dan Siap Tinggalkan Dolar AS?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved