Kisah Ken Arok, Pendiri Kerajaan Singasari Berasal dari Kasta Sudra

Senin, 16 Oktober 2023 - 06:27 WIB
loading...
Kisah Ken Arok, Pendiri...
Pendiri Kerajaan Singasari Ken Arok. Foto/AI Nusantara
A A A
Ken Arok berhasil menguasai Tumapel usai menggulingkan Tunggul Ametung sang penguasa sebelumnya. Ken Arok yang berasal dari kasta terendah agama Hindu sudra berhasil naik derajat hingga akhirnya menjadi raja di Kerajaan Singasari.

Sebelum menjadi raja besar, konon asal usul Ken Arok masih tak jelas. Tetapi harus diakui Ken Arok sejak kecil memiliki kecerdasan yang luar biasa dan budi pekerti yang lebih bagus dibanding anak sejawatnya.

Hal ini tampak saat Ken Arok remaja berguru pada seorang brahmana pendeta Hindu saat itu bernama Lohgawe. Kecerdasannya inilah yang menyebabkan sang guru Lohgawe memberi sang murid yang dinilai kelebihan dibanding murid lainnya.

Baca Juga: Riwayat Ken Arok dan Kutukan Keris Empu Gandring

Nama Ken Arok, muncul dari nama julukan atau gelar kehormatan, tapi bukan karena silsilah melainkan karena keluhuran budinya. Hal ini terungkap dalam buku berjudul “Hitam Putih Ken Arok dari Kejayaan hingga Keruntuhan” karya Muhammad Syamsuddin.

Gelar kehormatan ini diberikan kepada seseorang karena kemuliaan atau keluhuran budi pekertinya.Kemudian kata Arok sendiri merupakan pemberian nama dari seorang brahmana bernama Sang Hyang Lohgawe.

Dikisahkan pemberian nama ini diberikan setelah ia mampu dan berani mengutarakan pendapat, pengetahuan dan kritiknya terhadap kaum brahmana. Padahal Ken Arok sendiri datang dari golongan sudra atau kasta terendah dalam agama Hindu.

Ken Arok dikisahkan pernah memberikan pengetahuan dan kritiknya di hadapan gurunya di tengah para santri lain yang juga sama - sama berguru kepada Lohgawe.

Baca Juga: Kisah Cinta Ken Arok dengan Istri Pertama Sesama Perampok

Kata Arok sendiri adalah nama yang berarti 'pembangun' , ketika ia diberi nama oleh maha gurunya ini menandakan bahwa Arok telah lulus sebagai brahmana.Meski dalam waktu yang tergolong singkat, Arok berhasil lulus dengan capaian yang cukup tinggi.

Ken Arok berhasil lulus mendahului para santri lainnya yang terlebih dahulu menimba ilmu ke Lohgawe. Sejak dinyatakan lulus inilah, Lohgawe memperbolehkan Arok meninggalkan dirinya.

Namun Lohgawe berpesan kepada Arok untuk tetap sementara tinggal bersamanya lantaran akan berbicara beberapa hal.

Lohgawe bermaksud hendak menggalang persekutuan dengan kaum brahmana, melalui persekutuan inilah kelak membuat Ken Arok mendapat legitimasi etis dari kaum brahmana untuk melakukan tindakan politiknya.

Baca Juga: Strategi Cuci Tangan Ken Arok untuk Gulingkan Kekuasaan Tunggul Ametung

Menurut Lohgawe, muridnya Ken Arok ini adalah murid yang cerdas, gesit, tangkas, dan ingatannya pun sangat kuat. Selain itu, Arok dikenal dengan seseorang yang berani, tabah, dan kuat menghadapi beragam gejolak dan tantangan hidup.

Kendati baru sebentar berguru ke Lohgawe, Ken Arok sudah memiliki pengetahuan yang tinggi melampaui para murid yang belajar di padepokan Lohgawe.

Sebelum berguru ke Lohgawe, Arok juga pernah berguru kepada Mahaguru Tantripala. Oleh guru pertamanya, ia diberi sebuah gulungan lontar yang berisi catatan mengenai sejarah Arok sendiri.

Gulungan lontar ini tidak pernah dibacanya hingga lontar itu diberikan kepada Lohgawe. Namun ketika Arok telah lulus menjadi brahmana, gulungan itu diberikan kembali kepadanya oleh gurunya Lohgawe yang sangat ia junjung tinggi.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Prabowo: Dharma Santi...
Prabowo: Dharma Santi 2026 Jadi Momentum Mempererat Persaudaraan
Rayakan Thaipusam, Umat...
Rayakan Thaipusam, Umat Hindu dari Medan Datang Langsung ke Murugan Temple
Puncak Perayaan Thaipusam...
Puncak Perayaan Thaipusam di Murugan Temple Jakarta Dihadiri 1.000 Orang
Rekomendasi
Mau Ikut Pilih Logo...
Mau Ikut Pilih Logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI? Begini Caranya
Tilep Rp2 Miliar, Mantan...
Tilep Rp2 Miliar, Mantan Ketua PN Kudus Dipecat
Mahasiswa UBK Ngaku...
Mahasiswa UBK Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Politikus Gerindra: Saya Yakin Tidak Ada Sangkut Paut dengan Mas Gibran
Berita Terkini
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved