Kisah Ken Arok Kirim Agen Rahasia untuk Obok-obok Kediri sebelum Taklukkan Raja Kretajaya

Selasa, 10 Oktober 2023 - 06:04 WIB
loading...
Kisah Ken Arok Kirim...
Kerajaan Kediri berhasil ditaklukkan oleh Ken Arok yang saat itu menjadi akuwu Tumapel. Foto/Ilustrasi/Ist
A A A
Di bawah kekuasaan Raja Jayabaya , Kerajaan Kediri sempat mencapai kejayaan. Bahkan di masa Jayabaya inilah Kediri begitu disegani di seantero Pulau Jawa. Konon berkat sosok Jayabaya yang mempunyai kesaktian dan kebijaksanaan tinggi dalam memimpin, membuat Kediri disegani.

Namun sebagaimana kerajaan-kerajaan lain yang ada di dunia, ketika sudah mencapai masa kejayaan, datanglah secara berangsur-angsur masa-masa kemunduran. Begitu pula Kediri, pasca kepemimpinan Jayabaya, kerajaan Kediri mulai merosot.

Kemerosotan Kediri ini terjadi sejak masa Kretajaya yang merupakan penerus dari prabu Jayabaya. Hingga akhirnya, kerajaan ini berhasil ditaklukkan oleh Ken Arok yang saat itu menjadi akuwu Tumapel. Menariknya ada strategi unik yang dilakukan Ken Arok untuk memberontak ke Kediri.

Sebagaimana dikutip dari "Hitam Putih Ken Arok : Dari Kejayaan hingga Keruntuhan", kecerdasan Ken Arok membuatnya memanfaatkan mengobok-obok wilayah Kediri. Ken Arok banyak mengirimkan secara para agen rahasia ke Kediri untuk mempengaruhi masyarakat Kediri.

Baca Juga: Perang Ganter, Siasat Ken Arok Hancurkan Kekuasaan Raja Kediri Kertajaya

Masyarakat Kediri saat itu yang mayoritas menganut Hindu, banyak terpengaruhi dan terprovokasi oleh para agen yang telah dikirimkan oleh Ken Arok dari Tumapel tersebut. Strategi politik berbasis agama menyasar kaum brahmana yang dirancang dan dimainkan oleh Ken Arok saat itu dikenal sangat rapi.

Hal ini membuat tokoh agama Hindu di Kediri akhirnya tahu bahwa Kretajaya memerintahkan masyarakatnya, termasuk kaum brahmana untuk menyembahnya sebagai Dewa. Tentu saja keinginan Kretajaya ini ditolak oleh kaum brahmana, termasuk juga para pendeta Shiwa-Buddha.

Setelah mengetahui kabar yang dihembuskan oleh para agen itu, para Brahmana Kediri menganggap bahwa raja Kediri, Prabu Kretajaya, diam-diam telah hendak melecehkan agama Hindu, sebuah agama yang dipeluk oleh sebagian masyarakat itu. Pihak yang paling tersinggung saat itu adalah kaum brahmana. Derajat dan wibawanya langsung terancam runtuh oleh tuntutan Kretajaya tersebut.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Guru Besar Universitas...
Guru Besar Universitas Jayabaya Tekankan Pentingnya Pergeseran Paradigma dalam Hukum Kepailitan
Universitas Jayabaya...
Universitas Jayabaya Kukuhkan Ary Ginanjar Sebagai Profesor Kehormatan
Universitas Jayabaya...
Universitas Jayabaya Gelar Seminar Internasional, Wamenkum Bicara Hukum dan Perkembangan Zaman
Rekomendasi
Ditanya Gugatan Hak...
Ditanya Gugatan Hak Asuh Anak Usai Umrah, Ruben Onsu: Biar Pengacara yang Bicara
Kapan KJP Juli 2026...
Kapan KJP Juli 2026 Cair? Simak Prediksi Jadwal Pencairan dan Nominal Bantuan
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Berita Terkini
Penampakan Taufik Hidayat...
Penampakan Taufik Hidayat Jelang Rekonstruksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR di Bandung
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Sadis Taufik Hidayat di Polda Jabar Digelar Tertutup
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Suasana Jelang Sidang...
Suasana Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa, TNI-Polri dan Rantis Brimob Bersiaga di PN Jaktim
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved