Jambi Darurat Kabut Asap, Wali Kota Instruksikan Faskes Tak Tolak Pasien ISPA
Selasa, 03 Oktober 2023 - 09:08 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Syarif Fasha, untuk TK ataupun PAUD dan kelompok belajar pihaknya sengaja meliburkan. "Karena mereka belum mengenal namanya sistem daring dan sebagainya. Jadi kita liburkan," tegasnya.
Ia mengkhawatirkan adanya kecenderungan peningkatan konsentrasi partikulat dan parameter kritis pengukuran Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Jambi. Sebab, dalam kurun waktu beberapa hari terakhir menunjukkan kualitas udara di Kota Jambi dalam kategori “tidak sehat (unhealthy)”, yaitu tingkat kualitas udara yang bersifat merugikan pada manusia, hewan dan tumbuhan.
Untuk diketahui kualitas udara di Kota Jambi pada hari ini pukul 07.00 WIB tercatat pada angka 153 yang menunjukkan kondisi tidak sehat.
Sedangkan data yang didapat dari Dinas Kesehatan Kota Jambi, jumlah pada bulan September terdapat 7000 lebih kasus ISPA akibat terpapar kabut asap.
Ia mengkhawatirkan adanya kecenderungan peningkatan konsentrasi partikulat dan parameter kritis pengukuran Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Jambi. Sebab, dalam kurun waktu beberapa hari terakhir menunjukkan kualitas udara di Kota Jambi dalam kategori “tidak sehat (unhealthy)”, yaitu tingkat kualitas udara yang bersifat merugikan pada manusia, hewan dan tumbuhan.
Untuk diketahui kualitas udara di Kota Jambi pada hari ini pukul 07.00 WIB tercatat pada angka 153 yang menunjukkan kondisi tidak sehat.
Sedangkan data yang didapat dari Dinas Kesehatan Kota Jambi, jumlah pada bulan September terdapat 7000 lebih kasus ISPA akibat terpapar kabut asap.
(hri)
Lihat Juga :