Pemkab Pangandaran Dorong Produk UMKM dan IKM Tembus Pasar Global
Senin, 03 Agustus 2020 - 16:05 WIB
loading...
Ajakan Pemkab Pangandaran gunakan produk lokal tersebar di sejumlah perkantoran.
A
A
A
PANGANDARAN - Kepala Sub Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Pangandaran Galih Avomegi mengatakan, bentuk keseriusan Pemkab Pangandaran dalam mendorong produk UMKM dan IKM telah menggelar rapat koordinasi dengan pelaku usaha. "Kami sudah tampung keluhan dan kendala pelaku usaha dari mulai produksi hingga pemasaran," kata Galih, Senin (3/8/2020).
Galih menambahkan, kurang lebih 50 pelaku usaha di Kabupaten Pangandaran yang hadir telah diberi motovasi dan strategi juga peluang potensi agar produknya bisa bersaing di pasar. "Salah satu upaya agar aktivitas perdagangan yang dilakukan pelaku UMKM dan IKM tetap berjalan di antaranya dengan memanfaatkan sarana Pasar Online Pangandaran," tambahnya.
Kepala Bidang Koperasi dan UMKM di Dinas Perdagangan Dan Koperasi UMKM Kabupaten Pangandaran Tina Maryana mengatakan, jumlah usaha di Kabupaten Pangandaran tercatat 10.882 unit. "Dari 10.882 unit usaha yang ada mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 16.954, angka tersebut relatif berbanding lurus antara jumlah pelaku UMKM dan IKM dengan pemberdayaan masyarakat," kata Tina.
Tina menambahkan, saat ini kategori UMKM dan IKM di Kabupaten Pangandaran ada yang masuk kategori usaha mikro sebanyak 10.371 dan usaha kecil tercatat 511.
Sementara Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, data Badan Statistik (BPS) tahun 2019 menunjukan sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pangandaran adalah bidang perdagangan.
Galih menambahkan, kurang lebih 50 pelaku usaha di Kabupaten Pangandaran yang hadir telah diberi motovasi dan strategi juga peluang potensi agar produknya bisa bersaing di pasar. "Salah satu upaya agar aktivitas perdagangan yang dilakukan pelaku UMKM dan IKM tetap berjalan di antaranya dengan memanfaatkan sarana Pasar Online Pangandaran," tambahnya.
Kepala Bidang Koperasi dan UMKM di Dinas Perdagangan Dan Koperasi UMKM Kabupaten Pangandaran Tina Maryana mengatakan, jumlah usaha di Kabupaten Pangandaran tercatat 10.882 unit. "Dari 10.882 unit usaha yang ada mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 16.954, angka tersebut relatif berbanding lurus antara jumlah pelaku UMKM dan IKM dengan pemberdayaan masyarakat," kata Tina.
Tina menambahkan, saat ini kategori UMKM dan IKM di Kabupaten Pangandaran ada yang masuk kategori usaha mikro sebanyak 10.371 dan usaha kecil tercatat 511.
Sementara Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, data Badan Statistik (BPS) tahun 2019 menunjukan sumber pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pangandaran adalah bidang perdagangan.