Cegah Perundungan Siswa SMP Cilacap Terulang, Partai Perindo Sebut Perlu Upaya Pencegahan Sistematis

Jum'at, 29 September 2023 - 21:20 WIB
loading...
Cegah Perundungan Siswa...
Juru Bicara Nasional DPP Partai Perindo, Ike Julies Tiati mengapresiasi tindakan cepat Polres Cilacap yang langsung menangkap pelaku perundungan. Foto/Dok.
A A A
JAKARTA - Langkah Polres Cilacap, yang dengan cepat menangkap dan menangani kasus perundungan terhadap siswa SMP di Kabupaten Cilacap, mendapatkan apresiasi dari Juru Bicara Nasional DPP Partai Perindo, Ike Julies Tiati.

Baca juga: Siswi SD Gresik Buta Dicolok Kakak Kelas Pakai Tusuk Bakso, Perindo: Perangi Perundungan, Kekerasan Verbal hingga Fisik!

Keluarga korban langsung melaporkan kejadian perundungan ke polisi, dan ditindaklanjuti polisi dengan cepat. Kini kasus perundungan yang melibatkan pelajar SMP Negeri di Cilacap tersebut, sudah dalam tahap penyidikan.



"Meskipun pelaku merupakan anak-anak, namun proses hukum tetap harus berjalan. Harus ada tindakan dan hukuman yang tegas terhadap pelaku, agar dapat memberikan efek jera," kata wanita yang akrab disapa Ike Suharjo ini, Jumat (29/9/2023).

Baca juga: Laksamana Bintang 2 Cek Kemampuan Pesud Drone Puspenerbal untuk Jaga Perbatasan Maritim

"Pelajar di Indonesia sangat rentan menjadi korban perundungan, sehingga perlu ada tindakan nyata dari pemerintah untuk mencegah tindakan perundungan terjadi kembali," lanjut dia.

Ike yang juga merupakan Bacaleg Partai Perindo untuk DPR dari Dapil Sumatera Selatan II itu menjelaskan, kasus perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah telah menyebabkan kekhawatiran kepada seluruh orang tua.

Akibat menjadi korban perundungan, banyak anak yang mengalami trauma serius, bahkan menyebabkan anak melakukan bunuh diri akibat sudah tidak kuat menjadi korban perundungan.

Baca juga: Berebut Pacar, 2 Gadis Cantik di Makassar Duel di Tepi Waduk Pampang

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Programme for International Students Assessment (PISA) pada tahun 2018 menunjukkan, 41,1% siswa di Indonesia mengaku pernah mengalami perundungan baik secara verbal maupun fisik.

"Oleh karena itu, pelaku perundungan harus mendapat hukuman berat agar memberikan efek jera. Selain itu, butuh perhatian ekstra dari pemerintah agar kasus perundungan tidak terjadi lagi," kata Ike.

Lebih lanjut, Ike menekankan bahwa, pendidikan karakter pada anak sejak dini di lingkungan keluarga dan upaya pencegahan yang lebih sistematis sangat penting dilakukan.

Baca juga: Polisi Selidiki Kematian Wanita Cantik di Merangin usai Tenggak Potas untuk Gugurkan Kandungan

Selain di sekolah, peran keluarga tentunya sangat penting dalam mengembangkan watak, karakter, akhlak, adab dan kepribadian anak. "Oleh karena itu, peran keluarga dan juga sekolah sangat penting untuk mencegah terjadinya kasus perundungan," jelasnya.

Di samping itu, Partai Perindo meminta pemerintah untuk memberikan perhatian ekstra terhadap permasalahan perundungan ini. Pemerintah harus membuat lembaga pengawas di setiap sekolah sebagai bentuk pencegahan.

Kata Ike, selama ini banyak guru yang masih menganggap sepele kasus perundungan. "Lembaga pengawas ini juga harus jemput bola, karena seringkali ada korban yang tidak berani melapor karena mendapat ancaman dan intimidasi dari pelaku. Sekolah juga harus memasang CCTV di beberapa titik agar jika terjadi kasus bullying namun korban takut melapor, pihak sekolah bisa mengetahui kejadiannya," pungkasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Struktur Kabupaten dan...
Struktur Kabupaten dan Kota Selesai, DPW Perindo Bengkulu Matangkan Verpol 2027
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Rekomendasi
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved