Cerita Kesombongan Kiai Mojo Bikin Pasukan Pangeran Diponegoro Kalah dari Belanda
Jum'at, 29 September 2023 - 06:19 WIB
loading...
A
A
A
Kumudian mukmin (orang yang percaya), sambil menyarankan agar Pangeran Diponegoro memilih satu saja dari empat fungsi di atas.
Kiai Mojo menyebut, jika sang pangeran memilih menjadi ratu, maka ia sendiri mengatakan akan mengambil kekuasaan wali dan akan menjalankan kekuasaan agama secara mutlak. Sang pangeran pun menolak seraya dan menyatakan Kiai Mojo ingin lebih berkuasa.
Bahkan sang pangeran juga membuat perbandingan antara kiai dan para pemimpin agama di Giri di abad ke-16 dan 17, yang menurut Diponegoro berkuasa atas sultan-sultan Demak.
Perdebatan tersebut kian menambah panjang konflik yang dilandasi rivalitas antar daerah. Basis Pangeran Diponegoro adalah Mataram, sedangkan loyalitas Kiai Mojo adalah Pajang, khususnya Kabupaten Boyolali, wilayah Surakarta sekarang.
Setelah Kiai Mojo bergabung dengan pangeran di Selarong pada Agustus 1825, banyak ulama pengikutnya ikut bergabung dalam satuan - satuan resimen elit pangeran.
Kiai Mojo menyebut, jika sang pangeran memilih menjadi ratu, maka ia sendiri mengatakan akan mengambil kekuasaan wali dan akan menjalankan kekuasaan agama secara mutlak. Sang pangeran pun menolak seraya dan menyatakan Kiai Mojo ingin lebih berkuasa.
Bahkan sang pangeran juga membuat perbandingan antara kiai dan para pemimpin agama di Giri di abad ke-16 dan 17, yang menurut Diponegoro berkuasa atas sultan-sultan Demak.
Perdebatan tersebut kian menambah panjang konflik yang dilandasi rivalitas antar daerah. Basis Pangeran Diponegoro adalah Mataram, sedangkan loyalitas Kiai Mojo adalah Pajang, khususnya Kabupaten Boyolali, wilayah Surakarta sekarang.
Setelah Kiai Mojo bergabung dengan pangeran di Selarong pada Agustus 1825, banyak ulama pengikutnya ikut bergabung dalam satuan - satuan resimen elit pangeran.
(ams)
Lihat Juga :