Kisah Tunggul Ametung, Penguasa Tumapel yang Kejam Memeras dan Merampas Harta Rakyat

Selasa, 26 September 2023 - 06:03 WIB
loading...
Kisah Tunggul Ametung,...
Peninggalan Kerajaan Singasari. Foto/Ist
A A A
Tumapel merupakan wilayah kekuasaan Kerajaan Kediri yang akhirnya dimerdekakan oleh Ken Arok . Semasa dikuasai Kediri, Tumapel yang kini menjadi cikal bakal Kerajaan Singasari ini dikuasai oleh akuwu atau setingkat bupati bernama Tunggul Ametung.

Saat itu Kerajaan Kediri dipimpin oleh Kertajaya. Konon kala itu dua pemimpin yakni Kertajaya dan Tunggul Ametung itu sama-sama bertindak semaunya sendiri, sering merampas dan memeras harta benda rakyatnya.

Tumapel sendiri yang menjadi wilayah kekuasaan Kediri digambarkan pada "Hitam Putih Ken Arok : Dari Kejayaan Hingga Keruntuhan" merupakan kota dengan bangunan - bangunan mewah sebagai tempat tinggal Ametung beserta pejabat-pejabatnya.

Namun bangunan-bangunan mewah ini hanya ada di area istana Tunggul Ametung. Di luar istana, yang ada hanyalah gubuk-gubuk reot yang menjadi tempat tinggal rakyat Tumapel. Sebagaimana Kertajaya, Ametung juga bersikap keras dan cenderung menistakan kaum brahmana.

Baca Juga: Kisah Tunggul Ametung Galau Ditinggal Prajurit Tumapel yang Tak Setia

Tunggul Ametung sesungguhnya adalah seorang anak dari kasta sudra lalu diangkat oleh Kertajaya sebagai akuwu Tumapel. Atas bantuan Kertajaya inilah, Ametung yang asalnya manusia kelas kere kemudian naik menjadi satria yang posisinya sejajar dengan para pejabat istana dan para pangeran.

Oleh karenanya, ketika Tumapel di bawah kekuasaannya jarang menyetorkan upeti ke Kediri, karena sering dirampok dan dibegal oleh kelompoknya Ken Arok. Tunggul Ametung sang penguasa Tumapel itu pun langsung mengungkit-ungkit jasanya itu.

Menurutnya, kalau hanya sekedar menghadapi perampok dan begal, sudah menjadi pekerjaannya sehari-hari sejak sebelum dirinya diangkat sebagai akuwu Tumapel. Namun belakangan, pasca dirinya mengawini Ken Dedes secara paksa, orang yang merampok upetinya yang hendak dikirim ke Kediri adalah sosok yang mengaku brahmana, yang membuat Ametung dan seluruh bala tentaranya tergoncang dan diteror ketakutan.

Melihat sosok itu, Tunggul Ametung langsung berkeyakinan bahwa sosok tunggal yang merampok dirinya itu jelas seorang brahmana yang sakti, ia tentunya seorang mahasiddhi atau istilahnya pemilik kesaktian tinggi. Dari persoalan inilah kelak Tunggul Ametung mengalami krisis kepercayaan dari raja Kediri, Kertajaya.

Baca Juga: Tunggul Ametung Penguasa Tumapel yang Legalkan Judi saat Berkuasa

Nama Tunggul Ametung ini agaknya merupakan benar adanya dan tercatat dalam sejarah. Pasalnya nama itu pula yang tercantum dalam kitab kuno Kakawin Pararaton. Dimana pada kitab Pararaton itu dijelaskan, Tunggul Ametung menjabat sebagai akuwu wilayah Tumapel, yaitu salah satu daerah bawahan kerajaan Kediri pada masa pemerintahan Kertajaya (1185-1222). Tunggul Ametung mati dibunuh pengawalnya sendiri yang bernama Ken Arok, yang pada tahap berikutnya mendirikan Kerajaan Singasari.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Sepak Terjang Matah...
Sepak Terjang Matah Ati, Istri Pangeran Sambernyawa yang Jadi Panglima Pasukan Khusus Wanita Mangkunegaran
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Siapa Mojtaba Khamenei?...
Siapa Mojtaba Khamenei? Anak Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan Penguasa Bayangan Iran
Prabowo Beberkan Ada...
Prabowo Beberkan Ada yang Merasa Jadi Raja Kecil, Tunjuk Siapa?
Puluhan Pengusaha Katering...
Puluhan Pengusaha Katering di Kediri Tertipu 'Kerja Sama' Makan Gratis
Rekomendasi
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Karina Ranau Didorong...
Karina Ranau Didorong Pria hingga Terjatuh Saat Tegur Parkir Motor
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Berita Terkini
Kasus Andrie Yunus,...
Kasus Andrie Yunus, Koordinator Kontras Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Gempa M 5,0 Guncang...
Gempa M 5,0 Guncang NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
4.576 Polisi Diterjunkan...
4.576 Polisi Diterjunkan untuk Jaga Demo di 5 Titik Jakarta Hari Ini
Lalin di Kawasan Patung...
Lalin di Kawasan Patung Kuda Ramai Lancar Jelang Aksi Massa
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved