Masih Bertahan, Penghuni Bangunan Gang Royal Rawa Bebek Resah dan Pasrah
Sabtu, 23 September 2023 - 18:40 WIB
loading...
A
A
A
Perempuan paruh baya tersebut mengaku saban hari bisa mengantongi setidaknya Rp300 ribu per hari dari berjualan minuman kopi dan teh.
"Ya saya tahu di sini tempat hiburan malam. Jadi sumber pendapatan nafkah, bisa dapat Rp 200-300 ribu. Kalau sekarang enggak ada pemasukan buat makan. Enggak ada yang beli kopi," ungkapnya.
Meskipun dilarang oleh agama dan pemerintah, Ratmi menyebutkan pengurus lokalisasi prostitusi di Gang Royal kerap bersikap royal terhadap warga sekitar dan mereka yang tidak mampu.
"Iya mereka yang punya tempat hiburan malam sering ngasih ke warga, kita juga mintain. Ya memberikan santunan kepada anak yatim dan janda. Sebulan sekali atau dua kali. Nasi sekotak," ucap Ratmi.
Kini Ratmi masih harus menunggu kepastian pembongkaran bangunan yang ia tinggali lusa depan. Pasalnya alat berat kemungkinan besar kembali datang pada Senin 25 September 2023.
"Perasaan masih bingung, apakah ini dibongkar, makanya ini barang-barang saya sudah dipindah ke seberang, takutnya Senin alat berat datang lagi takutnya, mudah-mudahan sih jangan. Takutnya tidak ada pemberitahuan dari RT/RW," tutup Ratmi.
Sementara itu, Suwoto (58) warga RT03/RW13 Kelurahan Penjaringan menyebutkan dirinya tidak terlalu banyak tahu mengenai pembongkaran tempat prostitusi gang Royal Jalan Rawa Bebek Selatan tersebut.
"Ya saya tahu di sini tempat hiburan malam. Jadi sumber pendapatan nafkah, bisa dapat Rp 200-300 ribu. Kalau sekarang enggak ada pemasukan buat makan. Enggak ada yang beli kopi," ungkapnya.
Meskipun dilarang oleh agama dan pemerintah, Ratmi menyebutkan pengurus lokalisasi prostitusi di Gang Royal kerap bersikap royal terhadap warga sekitar dan mereka yang tidak mampu.
"Iya mereka yang punya tempat hiburan malam sering ngasih ke warga, kita juga mintain. Ya memberikan santunan kepada anak yatim dan janda. Sebulan sekali atau dua kali. Nasi sekotak," ucap Ratmi.
Kini Ratmi masih harus menunggu kepastian pembongkaran bangunan yang ia tinggali lusa depan. Pasalnya alat berat kemungkinan besar kembali datang pada Senin 25 September 2023.
"Perasaan masih bingung, apakah ini dibongkar, makanya ini barang-barang saya sudah dipindah ke seberang, takutnya Senin alat berat datang lagi takutnya, mudah-mudahan sih jangan. Takutnya tidak ada pemberitahuan dari RT/RW," tutup Ratmi.
Sementara itu, Suwoto (58) warga RT03/RW13 Kelurahan Penjaringan menyebutkan dirinya tidak terlalu banyak tahu mengenai pembongkaran tempat prostitusi gang Royal Jalan Rawa Bebek Selatan tersebut.
Lihat Juga :