Pos TNI di Distrik Aroba Papua Barat Diberondong Tembakan, Ini Penjelasan Kasrem
Sabtu, 23 September 2023 - 13:47 WIB
loading...
Kepala Staf Komando Resor Militer (Kasrem) 182/Jasirah Onim Fakfak, Letkol Inf. Stevie Joan Klots memberikan penjelasan terkait penembakan pos TNI di Distrik Aroba, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat. Foto/iNews TV/Rahman
A
A
A
FAKFAK - Penembakan brutal menyasar pos TNI di Distrik Aroba, Kabupaten Teluk Bintuni, papua Barat, pada Jumat (22/9/2023) malam. Penembakan yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) tersebut, sempat membuat situasi di Distrik Aroba mencekam.
Baca juga: Mencekam! Pos TNI di Distrik Aroba Papua Barat Diberondong Tembakan OTK
Kepala Staf Komando Resor Militer (Kasrem) 182/Jasirah Onim Fakfak, Letkol Inf. Stevie Joan Klots membenarkan adanya penembakan Pos TNI oleh OTK di Distrik Aroba tersebut. "Tidak ada korban jiwa dalam penembakan tersebut," tegasnya.
Stevie juga menegaskan, situasi kemanan di Distrik Aroba sudah berangsur membaik, dan masyarakat bisa beraktivitas secara normal. Untuk mengantisipasi terjadinya teror penembakan tersebut, aparat TNI dan Polri tetap bersiaga.
Baca juga: Siu Ban Ci, Selir Prabu Brawijaya Dari China yang Mengubah Sejarah Jawa
Lebih lanjut Stevie juga mengatakan, penembakan yang dilakukan OTK di Distrik Aroba, terjadi sebanyak empat kali. Penembakan tersebut menyasar Pos Satgas TNI. "Jenis peluru serta senjata api yang digunakan dalam penembakan tersebut, masih diselidiki," terangnya.
Baca juga: Kisah Heroik 19 Santri di Kediri, Sabetan Pedangnya Bikin Ribuan Orang PKI Kalang Kabut
Demi menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat, Stevie mengatakan, aparat gabungan dari TNI dan Polri terus meningkatkan kesiagaan, dengan menggelar patroli rutin, serta penambahan personel dari Bintuni.
Baca juga: Mencekam! Pos TNI di Distrik Aroba Papua Barat Diberondong Tembakan OTK
Kepala Staf Komando Resor Militer (Kasrem) 182/Jasirah Onim Fakfak, Letkol Inf. Stevie Joan Klots membenarkan adanya penembakan Pos TNI oleh OTK di Distrik Aroba tersebut. "Tidak ada korban jiwa dalam penembakan tersebut," tegasnya.
Stevie juga menegaskan, situasi kemanan di Distrik Aroba sudah berangsur membaik, dan masyarakat bisa beraktivitas secara normal. Untuk mengantisipasi terjadinya teror penembakan tersebut, aparat TNI dan Polri tetap bersiaga.
Baca juga: Siu Ban Ci, Selir Prabu Brawijaya Dari China yang Mengubah Sejarah Jawa
Lebih lanjut Stevie juga mengatakan, penembakan yang dilakukan OTK di Distrik Aroba, terjadi sebanyak empat kali. Penembakan tersebut menyasar Pos Satgas TNI. "Jenis peluru serta senjata api yang digunakan dalam penembakan tersebut, masih diselidiki," terangnya.
Baca juga: Kisah Heroik 19 Santri di Kediri, Sabetan Pedangnya Bikin Ribuan Orang PKI Kalang Kabut
Demi menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat, Stevie mengatakan, aparat gabungan dari TNI dan Polri terus meningkatkan kesiagaan, dengan menggelar patroli rutin, serta penambahan personel dari Bintuni.
(eyt)
Lihat Juga :