Gelar Pendadaran, PSHT Sragen Tetap Patuhi Protokol Kesehatan COVID-19
Senin, 03 Agustus 2020 - 05:15 WIB
loading...
Ribuan siswa PSHT Cabang Sragen Pusat Madiun di Kabupaten Sragen melaksanakan ujian pendadaran pada Minggu (2/8/2020). FOTO : iNews.tv/Joko Piroso
A
A
A
SRAGEN - Ribuan siswa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sragen Pusat Madiun di Kabupaten Sragen melaksanakan ujian pendadaran pada Minggu (2/8/2020). Pelaksanaan pendadarandigelar dengan mematuhi protokol kesehatan COVID-19 secara ketat.
Pelaksanaan ujian pendadaran juga dilakukan PSHT Ranting Sragen Kota yang digelar di Lapangan Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sragen kota. Para siswa sabuk putih kecil ini mampu menterjemahkan instruksi gerakan yang diujikan yang diberikan selama latihan.
Ketua PSHT Ranting Sragen Kota Mustain menyampaikan menjelang pengesahan seluruh siswa melaksanakan tes pendadaran. Untuk PSHT Ranting Sragen Kota terdapat 349 calon warga. Tes ini untuk mengevaluasi hasil selama latihan dan progresnya.
”Alhamdullilah sudah tersampaikan materi pada mereka. Untuk senam 89 dan jurus 34, senam ke 90 dan jurus ke 35 akan diberikan setelah pendadaran selesai, itu aturan dari PSHT,” terangnya.(Baca juga : Provokasi Perusakan Tugu, Warga PSHT Diminta Menahan Diri )
Dia menyampaikan dalam ujian ini tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19. Seperti menyiapkan tempat cuci tangan dan menjaga jarak.
Pelaksanaan ujian pendadaran juga dilakukan PSHT Ranting Sragen Kota yang digelar di Lapangan Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sragen kota. Para siswa sabuk putih kecil ini mampu menterjemahkan instruksi gerakan yang diujikan yang diberikan selama latihan.
Ketua PSHT Ranting Sragen Kota Mustain menyampaikan menjelang pengesahan seluruh siswa melaksanakan tes pendadaran. Untuk PSHT Ranting Sragen Kota terdapat 349 calon warga. Tes ini untuk mengevaluasi hasil selama latihan dan progresnya.
”Alhamdullilah sudah tersampaikan materi pada mereka. Untuk senam 89 dan jurus 34, senam ke 90 dan jurus ke 35 akan diberikan setelah pendadaran selesai, itu aturan dari PSHT,” terangnya.(Baca juga : Provokasi Perusakan Tugu, Warga PSHT Diminta Menahan Diri )
Dia menyampaikan dalam ujian ini tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19. Seperti menyiapkan tempat cuci tangan dan menjaga jarak.
Lihat Juga :