Legenda dan Asal-usul Gunung Rinjani, Tempat yang Dipercayai sebagai Wilayah Bangsa Jin
Jum'at, 22 September 2023 - 11:47 WIB
loading...
A
A
A
Versi lain menyebutkan bahwa, Dewi Anjani adalah Dewi Rinjani. Dia adalah anak Raja Datu Tuan dan Dewi Mas, raja di Lombok. Pada awalnya sang raja dan permaisuri hidup aman dan tenteram, tetapi mereka sering bersedih karena belum dikarunia anak. Sang raja kemudian memohon izin permaisuri untuk menikah lagi.
Raja Datu Tuan kemudian menikah dengan Sunggar Tutul, putri dari Patih Aur. Dengan kekuasaan Tuhan, Dewi Mas yang mulai tersingkirkan, tiba-tiba hamil. Sunggar Tutul iri melihat kehamilan Dewi Mas lantas memfitnah Dewi Mas sehingga sang permaisuri diusir dari istana.
Dewi Mas tinggal di Gili dan ditemukan oleh seorang nakhoda, kemudian nakhoda itu membawa Dewi Mas ke Bali. Setelah sampai pada waktunya Dewi Mas melahirkan anak kembar yang laki-laki bernama Raden Nuna Putra Janjak dan yang perempuan bernama Dewi Rinjani.
Saat mereka mulai tumbuh dewasa, mereka bertanya kepada ibunya siapakah ayah mereka. Dewi Mas menyampaikan bahwa ayah mereka adalah Datu Taun seorang raja di Lombok.
Raden Nuna Putra Janjak pun berangkat ke Lombok untuk menemui ayahnya. Pada awalnya mereka berperang, tetapi dengan terdengarnya bisikan gaib dari angkasa, sang raja mengetahui bahwa yang diajaknya berperang adalah anaknya sendiri.
Mereka akhirnya berdamai dan raja Datu Taun menjemput Dewi Mas ke Bali. Raden Nuna Putra Janjak pun kemudian menggantikan ayahnya menjadi raja. Sementara itu, sang ayah dan putrinya Dewi Rinjani menyepi di puncak gunung, bersemedi.
Di sini Dewi Rinjani diangkat oleh para mahluk halus menjadi ratu. Sejak saat itulah gunung itu disebut sebagai Gunung Rinjani.
Raja Datu Tuan kemudian menikah dengan Sunggar Tutul, putri dari Patih Aur. Dengan kekuasaan Tuhan, Dewi Mas yang mulai tersingkirkan, tiba-tiba hamil. Sunggar Tutul iri melihat kehamilan Dewi Mas lantas memfitnah Dewi Mas sehingga sang permaisuri diusir dari istana.
Dewi Mas tinggal di Gili dan ditemukan oleh seorang nakhoda, kemudian nakhoda itu membawa Dewi Mas ke Bali. Setelah sampai pada waktunya Dewi Mas melahirkan anak kembar yang laki-laki bernama Raden Nuna Putra Janjak dan yang perempuan bernama Dewi Rinjani.
Saat mereka mulai tumbuh dewasa, mereka bertanya kepada ibunya siapakah ayah mereka. Dewi Mas menyampaikan bahwa ayah mereka adalah Datu Taun seorang raja di Lombok.
Raden Nuna Putra Janjak pun berangkat ke Lombok untuk menemui ayahnya. Pada awalnya mereka berperang, tetapi dengan terdengarnya bisikan gaib dari angkasa, sang raja mengetahui bahwa yang diajaknya berperang adalah anaknya sendiri.
Mereka akhirnya berdamai dan raja Datu Taun menjemput Dewi Mas ke Bali. Raden Nuna Putra Janjak pun kemudian menggantikan ayahnya menjadi raja. Sementara itu, sang ayah dan putrinya Dewi Rinjani menyepi di puncak gunung, bersemedi.
Di sini Dewi Rinjani diangkat oleh para mahluk halus menjadi ratu. Sejak saat itulah gunung itu disebut sebagai Gunung Rinjani.
(okt)
Lihat Juga :