Kisah Tunggul Ametung Tewas Ditikam Keris Bikin Kerajaan Singasari Tegang

Kamis, 21 September 2023 - 07:27 WIB
loading...
Kisah Tunggul Ametung...
Diorama Tunggul Ametung menculik Ken Dedes di Museum Mpu Purwa. Foto/Wikimedia Commons/Risa Herdahita
A A A
KEDIRI - Jalan panjang Ken Arok untuk mendirikan Kerajaan Singasari atau Tumapel. Ia harus memberontak dan menumbangkan kekuasaan Tunggul Ametung sebagai akuwu atau camat yang menjadi daerah bawahan Kerajaan Kediri.

Pergerakan pasukan Ken Arok sudah dimulai sejak pagi dengan dari pinggiran kemudian mulai memasuki Kutaraja, Ibu Kota Tumapel.

Usai berhasil memasuki Ibu Kota Tumapel dan menyerang banyak pasukan pengamanan akuwu, akhirnya ia dan pasukannya mendekati Pakuwuan, tepat dimana sang akuwu beristirahat, mungkin deskripsi tempat ini layaknya kantor kecamatan sekarang ini.

Baca Juga: Pesona Kecantikan Ken Dedes, Wanita Istimewa Ibu Para Raja Jawa

Di bangunan Pakuwuan itulah Ken Arok dan ratusan pasukannya berjaga di bagian dalam Pakuwuan menyambut kedatangan Kebo Ijo, serta para prajuritnya. Kebo Ijo dengan pasukannya itu tidak menggubris Arok dan Handanu yang menyambutnya.

Satria sekutu Gandring itu langsung melangkah menuju pendopo Pakuwuan.

Tempat yang dituju adalah Bilik Agung tempat Tunggul Ametung beristirahat. Pendopo itu kosong tak ada penjaganya, sebagaimana “Hitam Putih Ken Arok: Dari Kejayaan Hingga Keruntuhan”.

Sebab, sebelumnya Tunggul Ametung melarang jangan sampai ada yang berada di pendopo. Saat mendekati Bilik Agung itu, Kebo Ijo langsung berteriak memanggil Tunggul Ametung dengan memegang sebilah pedang.

Baca Juga: Kisah Pecahnya Kerajaan Tarumanagara hingga Terbelahnya Tradisi Budaya Sunda dan Galuh

Mendengar suara Kebo Ijo itu, dari kamar istirahatnya, Tunggul Ametung yang lagi mabuk. Banyaknya arak yang diminumnya memberi ancaman dengan suara parau bahwa siapa saja yang berani bersuara di sekitar pendopo, ia akan membelah kepalanya.

Suara Tunggul Ametung membuat Kebo Ijo semakin yakin untuk mendekatkan dirinya pada Bilik Agung.

Bahkan salah seorang tamtama memprovokasi menyatakan bahwa Kebo Ijo hendaknya segera masuk ke Bilik Agung dan menghabisi Tunggul Ametung, selagi Ken Arok dan Ken Dedes tidak ada di dekatnya.

Pada saat yang sama pasukan Arok dan laskar rakyat yang datang dari berbagai penjuru telah tiba di Pakuwuan. Gedung Pakuwuan terkepung oleh laskar rakyat, dan para prajurit yang Tumapel pun langsung lari tunggang langgang.

Gemuruh perang yang berasal dari para prajurit Ken Arok dan laskar rakyat semakin menyeruak. Mereka telah menduduki Pakuwuan dengan membawa senjata pedang dan tombak.

Baca Juga: Pidato KH Hasyim Asya'ari Bangkitkan Kekuatan NU saat PKI Mulai Menebar Teror di Madiun

Laskar rakyat yang terdiri atas kelas masyarakat, termasuk para petani, bahkan banyak yang mengobrak-abrik bangunan yang menjadi markas persembunyian tentara dan pejabat Tumapel.

Suara laskar rakyat dan pasukan Arok yang bergemuruh dan membahana itu juga menteror sejumlah tamtama yang ada di dalam padepokan karena mengiringi Kebo Ijo. Pasukan Arok dan laskar rakyat itu pun semakin merengsek ke dalam gedung Pakuwuan.

Tak lama kemudian, Ken Arok dan Ken Dedes datang ke pendopo Pakuwuan. Kedatangan Arok dan Dedes ke pendopo ini langsung disambut sorak-sorai pasukan,dan laskar pendukung Arok yang telah merangsek ke dalam.

Gegap gempita menyambut kedatangan Arok dan Paramesywari inilah, sejumlah orang Pakuwuan melihat Kebo Ijo keluar dari Bilik Agung dengan pedang yang berlumuran darah.

Baca Juga: Sepak Terjang Pasukan Ken Arok Bikin Prajurit Tumapel Pimpinan Tunggul Ametung Kocar-kacir

Ken Arok bertanya kepada para tamtama yang berjaga di dalam pendopo, di mana Kebo Ijo berada.

Mendengar suara Ken Arok dan bala pasukannya, Kebo Ijo dengan pedang yang berlumuran darah itu, langsung lari ke Taman Larangan yang ada di dekat Bilik Agung. Namun sesampainya di Taman Larangan ini, Kebo Ijo terperangkap.

Bahkan, ia tidak bisa melarikan diri karena seluruh penjuru sudah terkepung oleh pasukan Arok. Tentu saja, Kebo Ijo langsung tertangkap basah oleh Arok dan Dedes yang diiringi oleh sejumlah pasukan.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Nadiem Sambut Pengembalian...
Nadiem Sambut Pengembalian 4 Arca yang 3 Abad Disimpan di Belanda
Setelah 3 Abad di Belanda,...
Setelah 3 Abad di Belanda, Satu Arca Candi Singosari Kembali ke Tanah Air
Posisi Arca Dwarapala...
Posisi Arca Dwarapala Peninggalan Kerajaan Singasari Bergeser, BPCB Lakukan Ekskavasi
Rekomendasi
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Bank Kalteng Jadi Sponsor...
Bank Kalteng Jadi Sponsor Utama Adhyaksa FC di Super League Musim Depan
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved