Pascakebakaran Museum Nasional, Tim Khusus MCB Identifikasi Barang Bersejarah
Rabu, 20 September 2023 - 16:09 WIB
loading...
A
A
A
"Kerja sama ini untuk peningkatan sistem keamanan dan pengamanan koleksi benda bersejarah yang berada di seluruh museum dan cagar budaya di Indonesia," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, Kapolres Metro Jakarta Pusa, Kombes Pol Komarudin mengatakan, tim gabungan membutuhkan waktu yang sangat panjang untuk menyisihkan barang-barang dan pemindahan barang ke ruang penyimpanan sementara dari tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran di Museum Nasional Indonesia.
"Jadi (koleksi dan benda bersejarah) yang diselamatkan sudah kita pindahkan ke ruang sementara," kata Kombes Komarudin kepada wartawan, Selasa (19/9/2023).
Pihak Kepolisian juga membatasi aktivitas apa pun di dalam objek yang terbakar. Karena banyaknya barang bersejarah yang sangat berharga dan harus diamankan.
"Ini bagian dari konsep pengamanan yang kita siapkan. Kita memastikan barang-barang di 6 ruangan itu ada dan tidak dicuri. Kita terus lakukan pendampingan diari tahapan tim masuk TKP kita dampingi, kita identifikasi setiap temuan, kita foto, kita kawal pergeserannya dari TKP. Jadi semua prosesnya pendampingan kita," tutur Komarudin.
Sebelumnya diberitakan, Kapolres Metro Jakarta Pusa, Kombes Pol Komarudin mengatakan, tim gabungan membutuhkan waktu yang sangat panjang untuk menyisihkan barang-barang dan pemindahan barang ke ruang penyimpanan sementara dari tempat kejadian perkara (TKP) kebakaran di Museum Nasional Indonesia.
"Jadi (koleksi dan benda bersejarah) yang diselamatkan sudah kita pindahkan ke ruang sementara," kata Kombes Komarudin kepada wartawan, Selasa (19/9/2023).
Pihak Kepolisian juga membatasi aktivitas apa pun di dalam objek yang terbakar. Karena banyaknya barang bersejarah yang sangat berharga dan harus diamankan.
"Ini bagian dari konsep pengamanan yang kita siapkan. Kita memastikan barang-barang di 6 ruangan itu ada dan tidak dicuri. Kita terus lakukan pendampingan diari tahapan tim masuk TKP kita dampingi, kita identifikasi setiap temuan, kita foto, kita kawal pergeserannya dari TKP. Jadi semua prosesnya pendampingan kita," tutur Komarudin.
(rca)
Lihat Juga :