Kurangi Polusi Udara, Partai Perindo Singgung soal Kendaraan Listrik
Kamis, 07 September 2023 - 14:39 WIB
loading...
Ketua Bidang Lingkungan Hidup Pemuda Perindo, Tjokro Utomo biasa dikenal Tommy Tjokro saat memberikan pernyataan kepada awak media, di Kantor DPP Partai Perindo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/9/2023). Foto/Carlos Roy Fajarta
A
A
A
JAKARTA - Ketua Bidang Lingkungan Hidup Pemuda Partai Perindo , Tjokro Utomo, B Bus biasa dikenal Tommy Tjokro menyebutkan penggunaan kendaraan listrik harus ditelaah lebih cermat. Di mana sumber energi di hulunya harus berasal dari energi ramah lingkungan.
Ia melihat dalam jangka panjang jumlah pengendara di Indonesia dan Jakarta terutama cukup besar. Bila ditelaah, peningkatan meskipun mobil listrik (electric vehicle-EV) jumlahnya tidak terlalu banyak.
"Soal kendaraan EV apabila dijadikan langkah untuk mengurangi tingkat polusi, pemerintah harus melihat dari hulunya, kita bicara EV ada baterainya, ada pabrik nya juga yang produksi yang ternyata bahan bakarnya kalau menggunakan batu bara ya lebih meningkat lagi polusi nya," ujar Tommy, di Kantor DPP Partai Perindo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/9/2023)
Baca juga: Kurangi Polusi, Pemuda Partai Perindo Ajak Masyarakat Terus Jaga Lingkungan
Bacaleg DPR RI Dapil III DKI Jakarta (Jakarta Barat, Jakarta Utara, Kepulauan Seribu) tersebut menjelaskan apabila pemerintah ingin meningkatkan penggunaan EV, maka harus memikirkan dari hulu hingga hilir.
"Pemerintah kedepannya harus menggiatkan langkah-langkah pembangunan infrastruktur transportasi umum, karena kalau kita memberikan input kepada masyarakat untuk lebih banyak menggunakan transportasi umum, sebenarnya di Jakarta sudah banyak warga yang menggunakan KRL, MRT, Transjakarta," kata Tommy Tjokro.
Tommy juga melihat ada yang harus ditingkatkan dalam kualitas moda transportasi umum di Jakarta mulai dari kapasitas gerbong, kemudahan dan kenyamanan, hingga feeder perlu ditingkatkan. Hal tersebut kata dia agar ada kejelasan dalam penurunan penggunaan kendaraan pribadi berbahan bakar fosil.
Ia melihat dalam jangka panjang jumlah pengendara di Indonesia dan Jakarta terutama cukup besar. Bila ditelaah, peningkatan meskipun mobil listrik (electric vehicle-EV) jumlahnya tidak terlalu banyak.
"Soal kendaraan EV apabila dijadikan langkah untuk mengurangi tingkat polusi, pemerintah harus melihat dari hulunya, kita bicara EV ada baterainya, ada pabrik nya juga yang produksi yang ternyata bahan bakarnya kalau menggunakan batu bara ya lebih meningkat lagi polusi nya," ujar Tommy, di Kantor DPP Partai Perindo, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/9/2023)
Baca juga: Kurangi Polusi, Pemuda Partai Perindo Ajak Masyarakat Terus Jaga Lingkungan
Bacaleg DPR RI Dapil III DKI Jakarta (Jakarta Barat, Jakarta Utara, Kepulauan Seribu) tersebut menjelaskan apabila pemerintah ingin meningkatkan penggunaan EV, maka harus memikirkan dari hulu hingga hilir.
"Pemerintah kedepannya harus menggiatkan langkah-langkah pembangunan infrastruktur transportasi umum, karena kalau kita memberikan input kepada masyarakat untuk lebih banyak menggunakan transportasi umum, sebenarnya di Jakarta sudah banyak warga yang menggunakan KRL, MRT, Transjakarta," kata Tommy Tjokro.
Tommy juga melihat ada yang harus ditingkatkan dalam kualitas moda transportasi umum di Jakarta mulai dari kapasitas gerbong, kemudahan dan kenyamanan, hingga feeder perlu ditingkatkan. Hal tersebut kata dia agar ada kejelasan dalam penurunan penggunaan kendaraan pribadi berbahan bakar fosil.
Lihat Juga :