Tangani Kecelakaan Kerja dan Lakalantas, RS MH Thamrin Cileungsi Launching Trauma Center
Rabu, 06 September 2023 - 23:33 WIB
loading...
A
A
A
“Semua kecelakaan yang ditangani kami dicover Asuransi Jasa Raharja. Ada juga penjamin kedua yakni BPJS Ketenagakerjaan. Sedangkan kalau kecelakaan tunggal dijamin BPJS Kesehatan. Selain itu kami juga melayani warga Bogor yang tidak punya BPJS maka akan dicover Pemkab Bogor melalui Jamkesda,” ungkapnya.
Dia menyarankan warga yang mengalami kecelakaan saat dibawa ke rumah sakit selalu membawa identitas diri dan kelengkapan SIM serta surat kendaraan. Tujuannya agar mempermudah melakukan pelayanan administrasi digitalisasi. Misalnya aplikasi BPJS dan Jasa Raharja.
“Dari petugas akan mendata. Misal bila ditanggung Jasa Raharja maka harus ada laporan kepolisian, setelah itu baru dibuat surat penjaminan. Saat ini pelayanan lebih dipermudah dengan adanya digitalisasi administrasi sekaligus mempercepat pelayanan. Bagi kami kasus trauma (kecelakaan) memang harus ditangani cepat, mudah, dan aksesnya gampang,” kata Mastika.
Dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatologi dr Ronald Vinantius Munthe menambahkan pasien trauma yang paling banyak ditangani adalah kasus kecelakaan lalu lintas pengendara motor. Kemudian kasus kecelakaan kerja, misal kejepit mesin, terlindas forklift, atau kesalahan teknis yang sebabkan cedera tubuh, meninggalkan benda asing di dalam tubuh, patah tulang, dislokasi anggota tubuh, amputasi, hingga pendarahan dalam tengkorak.
Dia menyarankan warga yang mengalami kecelakaan saat dibawa ke rumah sakit selalu membawa identitas diri dan kelengkapan SIM serta surat kendaraan. Tujuannya agar mempermudah melakukan pelayanan administrasi digitalisasi. Misalnya aplikasi BPJS dan Jasa Raharja.
“Dari petugas akan mendata. Misal bila ditanggung Jasa Raharja maka harus ada laporan kepolisian, setelah itu baru dibuat surat penjaminan. Saat ini pelayanan lebih dipermudah dengan adanya digitalisasi administrasi sekaligus mempercepat pelayanan. Bagi kami kasus trauma (kecelakaan) memang harus ditangani cepat, mudah, dan aksesnya gampang,” kata Mastika.
Dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatologi dr Ronald Vinantius Munthe menambahkan pasien trauma yang paling banyak ditangani adalah kasus kecelakaan lalu lintas pengendara motor. Kemudian kasus kecelakaan kerja, misal kejepit mesin, terlindas forklift, atau kesalahan teknis yang sebabkan cedera tubuh, meninggalkan benda asing di dalam tubuh, patah tulang, dislokasi anggota tubuh, amputasi, hingga pendarahan dalam tengkorak.
(jon)
Lihat Juga :